logo

29 April 2018

Ngaku Temukan Bayi yang Diculik, Driver Ojol Ternyata Bohong

Ngaku Temukan Bayi yang Diculik, Driver Ojol Ternyata Bohong


www.gelora.co - Irwan Ramadhan alias Madun Ramadhan harus berurusan dengan polisi setelah memposting tulisannya di Facebook, mengaku menemukan bayi yang diculik di Depok. Driver ojek online itu rupanya memberikan keterangan bohong.

"Nggak ketemu sama bayi itu. Itu cuma karangan saja," kata Madun kepada wartawan di Mapolresta Depok Jalan Margonda Raya, Depok, Minggu (29/4/2018).

Madun mengklaim telah menemukan bayi tersebut melalui akun Facebook-nya yang dia posting di Grup Facebook Pondok Gede. Dia menyertakan foto mirip korban bayi Aditya dipostingannya itu.

"Foto bayi hanyalah postingan doang, saya ngambil di sosial media," cetusnya.

Masun menyesal telah menyebarkan berita bohong di media sosial. Dia pun mengaku bersalah.

"Ya kalau saya bersalah, saya minta maaf," imbuhnya.

Pria asal Pondok Gede, Bekasi ini juga meminta maaf kepada keluarga korban. Dia juga meminta maaf kepada komunitas Go-Jek.

"Saya minta maaf sama keluarga korban. Bagi driver Go-Jek saya juga minta maaf sudah menjelekkan nama Go-Jek dan saya juga minta maaf juga dari kepolisian Pondok Gede sampai Depok saya minta maaf seberat-beratnya," tuturnya.

Madun mengambil hikmah dari peristiwa ini. Dia juga mengimbau kepada masyarakat lainnya agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Semoga ini untuk pembelajaran bagi saya jangan terulang lagi, ini jangan dicontoh di media sosial," imbuhnya.

Sebelumnya Madun mengaku telah menemukan bayi itu bersama seorang perempuan pelaku penculikan. Madun mengaku bertemu ibu tersebut di Pondok Gede, Bekasi pada Jumat (27/4).

"Dia mengaku mengantarkan ibu itu bersama bayi tersebut ke Kampung Melayu, kemudian dia diberi ongkos Rp 30 ribu," ujarnya.

Setelah mendapatkan informasi soal klaim Madun ini, tim dari Polresta Depok dipimpin Kasat Reskrim Kompol Bintoro kemudian menyelidikinya. Madun lalu diamankan di Pondok Gede, Depok, Sabtu (28/4) kemarin.[dtk]

Loading...
loading...