logo

9 Maret 2018

Serem! Penampakan Muncul Saat Evakuasi Mayat di Setu Patok, Hantu Kepo

Serem! Penampakan Muncul Saat Evakuasi Mayat di Setu Patok, Hantu Kepo


www.gelora.co - Video detik-detik evakuasi mayat di Setu Patok Cirebon Jawa Barat menjadi perbincangan ramai di jagad maya.

Bukan penemuan mayat yang diperbincangkan, melainkan sosok penampakan yang diduga hantu muncul saat evakuasi mayat.

Dalam video berdurasi 43 detik itu, tampak ratusan warga mengerumuni lokasi evakuasi mayat. Beberapa warga mengabadikan moment tersebut dengan menggunakan kamera ponsel.

Di tengah kerumunan massa, tiba-tiba muncul sosok misterius. Badannya sangat tinggi dan kurus. Tingginya hampir dua kali lipat dari tinggi badan orang dewasa.

Sosok misterius diduga hantu itu sempat menoleh ke arah mayat yang dievakuasi warga. Hal itu membuat netizen heboh. Mereka menyebutnya hentu kepo.

“Kepo banget sih hantunya. Mungkin dia mengira kalau yang meninggal di Setu Patok itu keluarganya,” ucap netizen.

Selain penampakan diduga hantu, beberapa netizen juga menyoroti banyaknya warga yang bertelanjang dada. Bahkan, ada yang hanya mengenakan celana dalam.

“Gagal fokus sama yang pake daleman. Sampai ada kaki di atas gitu. Kayaknya korban tenggelam yang dievakuasi,” ucap yang lain.

Informasi yang dihimpun pojoksatu, kejadian ini terjadi pada Kamis, 1 Maret 2018. Saat itu, warga mengevakuasi mayat remaja bernama Arya (16), warga Desa Penpen, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Arya tenggelam di Setu Patok sekitar pukul 15.00 WIB. Mayatnya baru ditemukan menjelang Magrib.

Kejadian itu menggegerkan warga yang sedang berada di Waduk Setupatok. Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi tenggelamnya korban.

Setelah ditemukan, korban langsung dilarikan ke IGD RSUD Gunung Jati. Namun, nyawa korban tak bisa tertolong.

Saat kejadian kondisi debit air Waduk Setupatok sedang tinggi. Sehingga cukup menyulitkan petugas dan warga dalam proses pencarian korban.

Salah satu warga, Syamsuri, membenarkan kondisi debit air Waduk Setupatok sedang tinggi. Tapi setiap harinya banyak warga sekitar yang mandi di waduk, terutama remaja dan anak-anak.

“Setahu saya, korban seminggu terakhir sering mandi di lokasi tersebut. Tadi juga ditemukannya pas di lokasi dia tenggelam, tidak jauh pokoknya,” ujarnya.

[psi]

Loading...
loading...