7 Maret 2018

Jokowi sebut siap terima siapa pun di Istana Negara

Jokowi sebut siap terima siapa pun di Istana Negara


www.gelora.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dirinya bersedia menerima petinggi partai politik (parpol) di Istana Negara. Asalkan petinggi parpol mengikuti prosedur, yakni mengajukan permohonan pertemuan dengan Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"Kalau mengajukan pertemuan ke istana, siapa pun saya terima hanya waktunya yang atur itu Mensesneg," tegasnya di Jakarta, Rabu (7/3).

Tak hanya petinggi parpol, Jokowi juga bersedia menerima rakyat Indonesia tanpa pandang bulu.

"Siapa pun. Ketemu saja kok hahahaha masak enggak boleh," sambungnya.

Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan, Istana Negara adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap warga negara berhak untuk menyambangi Istana menemui Kepala Negara.

"Istana itu untuk seluruh rakyat, seluruh masyarakat hanya kadang pengaturan waktunya itu. Tapi kalau tidak diajukan permohonan ke Mensesneg tidak bisa ngatur waktunya kan," jelasnya.

Disinggung soal rencana menerima petinggi parpol baru di Istana dalam waktu dekat, Jokowi menjawab secara diplomatis. Dia juga menegaskan sejauh ini belum ada agenda menerima petinggi parpol.

"Belum ya," ucapnya singkat.

Untuk diketahui, Jokowi menerima pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Kamis (1/3) lalu. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi memberi tips memenangkan Pemilu 2019 kepada PSI.

Selang beberapa hari, Jokowi kemudian menerima para petinggi Partai Perindo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/3). Pertemuan Jokowi dengan petinggi parpol baru ini menuai kritikan pedas dari sejumlah pihak.

Ada yang menilai, Jokowi menyalahgunakan istana negara. Idealnya, istana digunakan untuk agenda-agenda yang bersifat formal dan institusional pemerintah atau negara. [mdk]

under reconstruction