logo

16 Februari 2018

Sambut Kepulangan Rizieq, Alumni 212 Bakal "Putihkan" Bandara Soekarno Hatta

Sambut Kepulangan Rizieq, Alumni 212 Bakal "Putihkan" Bandara Soekarno Hatta

www.gelora.co - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akan segera pulang ke Indonesia pada 21 Februari 2018. Tiket pesawat kepulangan Rizieq bahkan sudah dipesan.

Dalam tiket tersebut, Rizieq bakal terbang dari Bandara King Abdulaziz pada 20 Februari dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pada 21 Februari.

Humas Presidium Alumni 212 Novel Bamukmin mengatakan massa dari berbagai daerah di Indonesia siap datang dan memutihkan Bandara Soekarno Hatta untuk menyambut Rizieq. Namun, Novel belum dapat memastikan jumlah massa dari alumni 212 yang akan menyambut Rizieq.

"Jadi tim penyambutan siap menyambut Habib Rizieq di bandara. Iya sebenarnya kita rencananya memutihkan bandara," kata Novel saat dihubungi merdeka.com, Jumat (16/2).

Tak ada prosesi khusus penyambutan Rizieq di Bandara. Setelah itu, kata Novel, Rizieq akan diarak menuju Kantor DPP FPI, Petamburan, Jakarta Utara. Dari Kantor FPI, Rizieq dijadwalkan akan langsung menuju kediamannya di kawasan pesantren Alam dan Agrokultural, Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

"Dari bandara mudah-mudahan bisa ke Petamburan, karena dekat dari situ," jelas Novel.

Novel mengungkapkan acara arak-arakan Rizieq masih menunggu izin dari pihak kepolisian. Pihaknya tak mau memaksakan untuk menggelar arak-arakan jika polisi tak memberi izin.

"Kalau enggak dikasih izin, kita enggak bisa laksanakan juga," klaimnya.

Diketahui, sebuah foto e-ticket atas nama Rizieq pun beredar di media sosial. Di e-ticket tersebut, Rizieq akan pulang ke Indonesia menggunakan kelas ekonomi maskapai Arabian Airlines. Rizieq akan terbang dari terminal lima Bandara King Abdulaziz, Jeddah menuju terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, menggunakan pesawat Boeing 777-300 dengan nomor penerbangan SV 816.

Rizieq berangkat dari Arab Saudi pukul 19.25 waktu setempat pada 20 Februari 2018 dan tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 09.00 WIB, 21 Februari 2018.

Rizieq sebelumnya meninggalkan Indonesia sejak Mei 2017. Saat itu dia disebut-sebut pergi berangkat umrah. Tak lama setelah kepergiannya, polisi menetapkannya menjadi tersangka dalam dua kasus.

Di Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan chat dengan wanita bernama Firza Husein dan di Polda Jawa Barat dalam kasus dugaan penodaan Pancasila. Polisi telah memasukkan Rizieq ke daftar pencarian orang (DPO). (ma)

Loading...
loading...