26 Februari 2018

Merokok, Seorang Penumpang Diusir dari dalam Pesawat. Masih Nanya ‘Salah Saya Apa?’

Merokok, Seorang Penumpang Diusir dari dalam Pesawat. Masih Nanya ‘Salah Saya Apa?’


www.gelora.co - Video seorang penumpang pesawat diusir petugas dari dalam pesawat beredar di media sosial.

Informasi yang diperoleh, penumpang tersebut kedapatan merokok saat hendak naik pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 165 tujuan Jakarta-Denpasar, sehingga diturunkan paksa karena dinilai mengancam keselamatan penerbangan.

Dari video berdurasi 1 menit 58 detik yang diunggah akun facebook Yuni Rusmini itu, tampak beberapa petugas provost TNI AU meminta penumpang pesawat tersebut untuk turun dari dalam pesawat.

“Pak, bapak tidak bisa ikut penerbangan ini, mohon turun,” kata salah seorang petugas bandara. “Gak bisa ikut penerbangan? saya salah apa pak,” kata si penumpang pria itu menjawab perintah petugas.

Karena tak mau menuruti perintah untuk turun, beberapa petugas Provost TNI AU kemudian berusaha menarik si penumpang itu untuk berdiri dari tempat duduknya.

“Bapak membahayakan penumpang, ayo turun,” kata si petugas provost dengan nada geram. “Membahayakan gimana pak,” jawab si penumpang tersebut.

Adu mulut pun terjadi antara si penumpang dengan petugas. Si penumpang keukeuh tak mau turun dari dalam pesawat karena merasa tidak bersalah. “Jangan begini dong caranya,” kata si penumpang menanggapi upaya paksa dari petugas.

Ia kemudian meminta jaminan kepada petugas bahwa ia bisa berangkat ke bali malam hari itu juga. “Bapak bisa jamin saya berangkat malam ini ke Bali,” tanya si penumpang. “Bapak turun dulu saja, nanti dibicarakan di bawah,” jawab petugas.

Tak lama si penumpang itu pun menuruti perintah petugas turun dari dalam pesawat. Video aksi pengusiran penumpang itu ternyata direkam video oleh seorang turis asing.


Corporate Communication Citilink Benny Butar Butar membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Minggu (25/2/2018) dengan jadwal penerbangan pukul 21.35 WIB.

Si penumpang tersebut diketahui bernama Iwan Limau, ia terpantau merokok saat berada di boarding gate hingga saat berada di tangga pesawat.

“Saat di boarding gate pax yang bersangkutan sudah terlihat merokok bahkan diteruskan saat boarding menuju pesawat dan juga masih merokok saat naik ke tangga pesawat,” ujar Benny kepada detikcom, Senin (26/2/2018).

Tindakan penumpang itu dilihat banyak orang dan penumpang lainnya, sehingga begitu ada laporan yang masuk ke petugas keamanan bandara (aviation sevurity-avsec) segera diambil tindakan.

Menurut Benny, disaat bersamaan pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur (refueling). Selain itu posisi Iwan juga dekat dengan engine pesawat sehingga jelas sangat mengancam dan membahayakan keselamatan serta keamanan penerbangan.

“Saat penumpang memasuki pesawat dan duduk dibangkunya. Tidak lama datang petugas keamanan bandara bersama pihak Citilink meminta penumpang yang bersangkutan untuk turun,” kata Benny.

Dijelaskannya, Citilink menilai perilaku penumpang yang bersangkutan dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga terpaksa mengambil langkah tegas. “Terlebih saat diberitahu malah ‘ngeyel’ dan terlibat adu mulut dengan petugas keamanan,” ungkap Benny.

Perilakunya, kata Benny, jelas-jelas dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. “Dalam industri airlines kami harus bisa memastikan tidak ada satupun aturan keselamatan yang dilanggar, sehingga operasional penerbangan dapat berjalan aman dan nyaman,” imbuh Benny.[psi]

under reconstruction