logo

12 Februari 2018

"Masjid Diserang! Gereja Diserang! Dan Intelijen Kita Gak Tahu? Copot Kepala BIN! "

"Masjid Diserang! Gereja Diserang! Dan Intelijen Kita Gak Tahu? Copot Kepala BIN! "


www.gelora.co - Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Komjen Pol Budi Gunawan (BG).

Desakan tersebut seiring maraknya penyerangan terhadap pemuka agama.

"Masjid diserang! Gereja diserang! Dan intelijen kita gak tahu? COPOT KEPALA BIN!," cuit Mustofa melalui akun twitter pribadinya, @NetizenTofa, seperti dikutip pada Minggu (11/2/2018).

Ia pun kemudian melempar tagar #CopotKepalaBIN dan disambut beberapa follower-nya, antara lain @inominataa dan @ThenBagoes, agar dapat menembus trending topic.

Sesaat kemudian, cuitan Mustofa itu di-retweet 200 warganet dan di-like 269 warganet lainnya.

"Gereja diserang langsung petinggi-petinggi pada ngecam, giliran ustad diserang pada mingkem," kata akun @Bambang75804748 untuk menanggapi postingan Mustofa.

"Bukan nggak tahu .... Tapi pura-pura gak tahu ... Berarti ada kekutan besar yang membuat BIN mingkem. Kalo ngakunya beneran gak tahu .... Ngapain aja? Ngabisin duit negara doank???" celoteh akun @SriMuly72534846.

Seperti diketahui, Minggu (11/2/2018), Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta diserang seorang pemuda berpedang, sehingga empat orang, termasuk seorang pastur, terluka.

Sebelumnya, dua orang ulama di Jawa Barat juga diserang dan salah satunya tewas.

Sejumlah kalangan menduga, serangan ini untuk menimbulkan kesan kalau menjelang penyelenggraan Pilkada 2018, Jawa Barat tak aman, sehingga dibutuhkan Plt gubernur dari kepolisian berpangkat jenderal. (ts)

Loading...
loading...