logo

6 Februari 2018

Anies: Pulau Reklamasi Kelurahan Mana? Tahu-tahu Muncul dari Laut

Anies: Pulau Reklamasi Kelurahan Mana? Tahu-tahu Muncul dari Laut


www.gelora.co - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus menyampaikan sikap tegasnya menolak proyek pembangunan pulau reklamasi di Teluk Jakarta.

“Mengapa membangun pulau di depan sana dengan melanggar semua aturan didiamkan…?” ungkapnya pada acara Tabligh Akbar “Persatuan Umat untuk Indonesia” di AWAL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (30/01/2018) malam Ahad kemarin.

Ia pun mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya mengirimkan surat kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar BPN mengembalikan surat Hak Guna Bangunan (HGB) pulau reklamasi tersebut.

“Kemarin kami kirim surat BPN minta HGB-nya (pulau reklamasi) dikembalikan, mereka agak syok gitu melihatnya. Terus saya sampaikan, kenapa HGB ini diminta (karena HGB) cacat administrasi,” ungkapnya.

Anies menambahkan, salah satu bentuk cacat yang paling sederhana HGB pulau reklamasi itu, begini, “kalau saya ditanya, ‘pulau itu ada di kelurahan mana?’ Saya tidak bisa jawab itu.”

“Ini pulau kelurahan mana coba? Wong tahu-tahu muncul dari dalam laut. Memang enggak jelas gitu,” tambahnya segera dalam pantauan hidayatullah.com disambut tawa ribuan jamaah.

“Tapi di dalam catatannya (HGB, Red) ada nama kelurahannya,” lanjutnya lagi tanpa menjelaskan nama kelurahan pulau reklamasi yang bermasalah tersebut

. Anies pun menyampaikan pesan sekaligus sindiran yang tampaknya ditujukan kepada BPN.

“Kadang kadang kita harus kembalikan akal sehat di dalam tata kelola pemerintahan kita,” ujarnya dingin penuh ketegasan disambut apresiasi hadirin dan tepukan tangan.

Oleh karena itu, Anies memohon doa dan dukungan jamaah termasuk warga DKI Jakarta agar mendoakan pemerintahannya, semoga istiqamah menjalankan amanah sebagai pemimpin DKI.

“Agar kami bisa menunaikan semua yang kemarin dijanjikan. Jangan sampai kita yang berjanji, orang lain yang melunasi. Jangan sampai!” ungkapnya mewanti-wanti dirinya sendiri.

“Dan yang paling penting doakan agar kami bisa menghadirkan keadilan di Jakarta,” harapnya yang hadir bersama sejumlah tokoh dan ulama termasuk Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) dan Ustadz Abdul Somad (UAS). [hdy]

Loading...
loading...