logo

26 Januari 2018

Dokter National Hospital Juga Dilaporkan Cabuli Calon Perawat

Dokter National Hospital Juga Dilaporkan Cabuli Calon Perawat


www.gelora.co - Kasus dugaan pelecehan seksual di National Hospital (NH) tak hanya menimpa pasien wanita istri pengacara. Sebelumnya dugaan pelecehan seksual juga dialami calon perawat yang dilakukan oknum dokter.

"Pada Agustus 2017, ada pelaporan seorang calon perawat yang diduga mengalami pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh dokter rumah sakit NH," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada wartawan di mapolda, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (26/1/2018).

Dari informasi yang dihimpun, gadis asal Surabaya, calon perawat National Hospital Surabaya melaporkan dugaan pelecehan seksual, ke Polda Jatim pada 23 Agustus 2017.

Dari laporan Nomor: TBL/1039/VIII/2017/UM/Jatim dilaporkan pada 23 Agustus 2017, korban melaporkan dugaan pidana pencabulan yang dilakukan oleh dokter inisial RA.

Kata Barung, kasus yang dilaporkan ke polda ini, masih terus didalami oleh penyidik.

"Pertama, melakukan langkah-langkah yang kita perhatikan. Apakah benar standar operasional prosedurnya perekrutan calon perawat dilakukan oleh dokter laki-laki," ujarnya.

Kedua katanya, saksi-saksi yang dihadirkan pada saat itu, memang mengatakan bahwa tidak ada unsur-unsur daripada perabahan dan memasukan ke bagian tertentu yang dilakukan orang lain.

"Karena yang dialami (dugaan perabahan) hanya dialami oleh pelapor saja," ujarnya.

Sedangkan langkah ketiga, penyidik akan menggelar perkara kasus tersebut.

"Dalam waktu dekat akan digelar perkara kasus ini dengan memanggil beberapa tim ahli," jelasnya.

Dengan adanya laporan ini, maka sudah ada dua laporan dugaan pelecehan seksual yang terjadi di National Hospital Surabaya. Pada Agustus 2017, seorang gadis warga Surabaya mengalami dugaan pencabulan saat menjalani tes calon perawat di rumah sakit tersebut. Kasus ini ditangani di Polda Jatim.

Sedangkan kasus yang terbaru adalah, dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum perawat terhadap pasien rumah sakit, pada beberapa hari lalu. Kasus ini sedang ditangani Polrestabes Surabaya. [dtk]

Loading...
loading...