$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Waduh, Dewan Pers Larang Media Massa Kutip Khotbah Keagamaan

SHARE:

Anggota Dewan Pers, Jimmy Silalahi

www.gelora.co - Anggota Dewan Pers Jimmy Silalahi meminta media massa dan insan pers tidak mengutip khotbah kegamaan dari pemuka agama. Khotbah keagamaan, dikatakan Jimmy, sebagai hal yang bersifat privasi.

Menurutnya, setiap insan pers harus menghormati substansi sebuah khotbah atau ceramah keagamaan. Meski khotbah keagamaan secara praktiknya dilakukan di tempat terbuka, namun hal tersebut tetaplah bersifat privat.

“Kalau keagamaan sudah pasti sudah bersifat privat walaupun tempat terbuka, walaupun ada media atau alat pengeras suara yang membuat itu terdengar ke mana-mana,” ungkap Jimmy di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/4) kemarin.

Menurut Jimmy, khotbah-khotbah keagamaan sangat berbeda dengan cara kerja pers yang merujuk pada unsur-unsur pertanyaan yang mendasar (apa, bagaimana, di mana, kapan, siapa dan mengapa) atau biasa disebut 5W+1H (What, When, Where, Why, Who, How).

Sedangkan khotbah-khotbah kegamaan, jelasnya, disampaikan tanpa mengutamakan unsur 5W+1H lantaran hanya sepihak dan tak melakukan klarifikasi atau cek dan ricek.

“Sekali lagi, pers itu tetap pers. Apa yang didapat diolah terlebih dahulu. Harus benar-benar dipastikan, substansinya harus sudah diverifikasi, harus berimbang,” tegasnya.

Ia menambahkan, isi khotbah biasanya subjektif dari pengkhotbah, penceramah atau rohaniawan. Oleh karena itu, Dewan Pers tidak pernah mengajurkan isi korbah bulat-bulat dijadikan berita.

“Harus cek dan ricek. Karena bayangkan isi kotbah yang penuh dengan pesan rohani, hubungan manusia dengan Tuhan. Kalaupun ada isinya menyangkut persoalan sosial, kemasyarakatan, politik, pasti dibungkus dalam keagamaan. Jadi itupun yang menyampaikan satu orang,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut dia, produk jurnalistik yang dihasilkan pers tidak hanya menyangkut satu orang, tetapi juga menyangkutkan hal atau orang lain. Karenanya, pers berkewajiban untuk mengecek, mengonfirmasi, dan verifikasi dari pihak lain.

Ia juga meminta insan pers untuk lebih bijaksana dalam membuat berita khotbah keagamaan. Isi khotbah, menurutnya, bisa saja dijadikan sebagai latar belakang sebuah berita.

“Tidak masalah kalau isi khotbah dijadikan background (latar belakang berita), kemudian anda keep itu, nanti kalau anda menilai ada yang menarik, silakan doorstop (wawancara) di luar. Kemudian bisa hadirkan narasumber yang lain sebagai pembanding atau pelengkap, itu baru namanya berita. Kalau bulat-bulat mengutip isi khotbah, itu salah jadinya,” pungkas Jimmy. [akt]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,109,EKBIS,495,ekonomi,12,GLOBAL,559,HEADLINE,1792,HUKUM,1601,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,131,KOLOM,182,KRIMINAL,243,LIFESTYLE,4,METRO,397,metropolitan,1,NASIONAL,3611,PERISTIWA,1662,POLITIK,2808,SELEB,250,SPORT,31,TEKNO,27,
ltr
item
Gelora.co: Waduh, Dewan Pers Larang Media Massa Kutip Khotbah Keagamaan
Waduh, Dewan Pers Larang Media Massa Kutip Khotbah Keagamaan
“Kalau keagamaan sudah pasti sudah bersifat privat walaupun tempat terbuka, walaupun ada media atau alat pengeras suara yang membuat itu terdengar ke mana-mana,” ungkap Jimmy
https://1.bp.blogspot.com/-I3w6mAwSvJY/WtLk7NtgB8I/AAAAAAABr4Y/hFvkxfJ0E04uDhSYpDn6FKets-9AmEh4wCLcBGAs/s640/Anggota%2BDewan%2BPers%252C%2BJimmy%2BSilalahi..jpg
https://1.bp.blogspot.com/-I3w6mAwSvJY/WtLk7NtgB8I/AAAAAAABr4Y/hFvkxfJ0E04uDhSYpDn6FKets-9AmEh4wCLcBGAs/s72-c/Anggota%2BDewan%2BPers%252C%2BJimmy%2BSilalahi..jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/04/waduh-dewan-pers-larang-media-massa.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/04/waduh-dewan-pers-larang-media-massa.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy