$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Sukmawati Sudah Minta Maaf, MUI Tidak Akan Keluarkan Fatwa ?

SHARE:

www.gelora.co - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin mengaku tidak akan mengeluarkan fatwa terkait kasus puisi Sukmawati Soekarnoputri 'Ibu Indonesia' yang menuai pro dan kontra. Alasannya, kata Kiai Ma'aruf, Sukmawati sudah minta maaf kepada umat Islam.

"Tidak ada. Ya orangnya sudah minta maaf, mengatakan tidak ada niat begitu. Nah jadi ya saya kira tidak perlu itu," kaya Kiai Ma'aruf Amin di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (5/4).

"Tetapi kalau orangnya ngeyel, nengkel baru kita keluarin. Ini orangnya sudah minta maaf. Kalau orangnya lantang baru MUI keluarin fatwa," tambah Ma'aruf.

Diketahui sebelumnya, MUI pernah mengeluarkan fatwa terkait ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyinggung surat Al Maidah ayat 51.

Berikut isi lengkap dari Pendapat dan Sikap Keagamaan Majelis Ulama Indonesia:

Bismillahirrahmanirrahim

Sehubungan dengan pernyataan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Kabupaten Kepulauan Seribu pada hari Selasa, 27 September 2016 yang antara lain menyatakan, " Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai surat al Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya.." yang telah meresahkan masyarakat, maka Majelis Ulama Indonesia, setelah melakukan pengkajian, menyampaikan sikap keagamaan sebagai berikut:

1. Al-Quran surah al-Maidah ayat 51 secara eksplisit berisi larangan menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin. Ayat ini menjadi salah satu dalil larangan menjadikan non Muslim sebagai pemimpin.

2. Ulama wajib menyampaikan isi surah al-Maidah ayat 51 kepada umat Islam bahwa memilih pemimpin muslim adalah wajib.

3. Setiap orang Islam wajib meyakini kebenaran isi surah al-Maidah ayat 51 sebagai panduan dalam memilih pemimpin.

4. Menyatakan bahwa kandungan surah al-Maidah ayat 51 yang berisi larangan menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin adalah sebuah kebohongan, hukumnya haram dan termasuk penodaan terhadap Al-Quran.

5. Menyatakan bohong terhadap ulama yang menyampaikan dalil surah al-Maidah ayat 51 tentang larangan menjadikan nonmuslim sebagai pemimpin adalah penghinaan terhadap ulama dan umat Islam.

Berdasarkan hal di atas, maka pernyataan Basuki Tjahaja Purnama dikategorikan : (1) menghina Al-Quran dan atau (2) menghina ulama yang memiliki konsekuensi hukum.

Untuk itu Majelis Ulama Indonesia merekomendasikan :

1. Pemerintah dan masyarakat wajib menjaga harmoni kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

2. Pemerintah wajib mencegah setiap penodaan dan penistaan Al-Quran dan agama Islam dengan tidak melakukan pembiaran atas perbuatan tersebut.

3. Aparat penegak hukum wajib menindak tegas setiap orang yang melakukan penodaan dan penistaan Al-Quran dan ajaran agama Islam serta penghinaan terhadap ulama dan umat Islam sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Aparat penegak hukum diminta proaktif melakukan penegakan hukum secara tegas, cepat, proporsional, dan profesional dengan memperhatikan rasa keadilan masyarakat, agar masyarakat memiliki kepercayaan terhadap penegakan hukum.

5. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri serta menyerahkan penanganannya kepada aparat penegak hukum, di samping tetap mengawasi aktivitas penistaan agama dan melaporkan kepada yang berwenang.  (ma)

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,109,EKBIS,501,ekonomi,12,GLOBAL,561,HEADLINE,1817,HUKUM,1605,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,131,KOLOM,183,KRIMINAL,245,LIFESTYLE,4,METRO,398,metropolitan,1,NASIONAL,3635,PERISTIWA,1675,POLITIK,2839,SELEB,250,SPORT,31,TEKNO,28,
ltr
item
Gelora.co: Sukmawati Sudah Minta Maaf, MUI Tidak Akan Keluarkan Fatwa ?
Sukmawati Sudah Minta Maaf, MUI Tidak Akan Keluarkan Fatwa ?
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin mengaku tidak akan mengeluarkan fatwa terkait kasus puisi Sukmawati Soekarnoputri 'Ibu Indonesia'
https://3.bp.blogspot.com/-PGdZu2kUcFs/WsYiwe5lwDI/AAAAAAAAK5c/Mt5AsK5AS3kYx1ETRjzzIrJvz5QAhP0BwCK4BGAYYCw/s640/sukmawati-sudah-minta-maaf-mui-tidak-akan-keluarkan-fatwa.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-PGdZu2kUcFs/WsYiwe5lwDI/AAAAAAAAK5c/Mt5AsK5AS3kYx1ETRjzzIrJvz5QAhP0BwCK4BGAYYCw/s72-c/sukmawati-sudah-minta-maaf-mui-tidak-akan-keluarkan-fatwa.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/04/sukmawati-sudah-minta-maaf-mui-tidak.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/04/sukmawati-sudah-minta-maaf-mui-tidak.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy