$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Siswa keluhkan sulitnya soal matematika UN, ini tanggapan Mendikbud

SHARE:


www.gelora.co - Sulitnya soal matematika Ujian Nasional (UN) SMA dikeluhkan para siswa. Mereka yang stres mengikuti UN, kemudian membuat hal ini viral di media sosial. Lalu bagaimana tanggapan Mendikbud Muhadjir Effendy.

"Saya menghargai respon peserta didik yang telah mengekspresikan perasaannya melalui media sosial yang dilandasi pada etika yang baik," kata Muhadjir Effendy menanggapi masukkan dari para peserta didik tersebut, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Senin (16/4).

Mendikbud menjelaskan, soal-soal UN yang menuntut penalaran sudah harus diperkenalkan kepada para peserta didik. Pengenalan soal penalaran ini, merupakan upaya untuk mengejar ketertinggalan pencapaian kompetensi siswa Indonesia di tingkat internasional.

Selain itu juga, model soal penalaran merupakan salah satu tuntutan kompetensi dalam pembelajaran abad 21, yakni berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. Dengan begitu, peserta didik diharapkan mampu menganalisa data, membuat perbandingan, membuat kesimpulan, menyelesaikan masalah, dan menerapkan pengetahuan pada konteks kehidupan nyata.

"Soal-soal penalaran pada ujian nasional sebetulnya hanya sekitar 10 persen dari total semuanya. Ini dilakukan sebagai ikhtiar untuk menyesuaikan secara bertahap standar kita dengan standar internasional, antara lain seperti standar Program for International Student Assessment (PISA)," jelas Mendikbud.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BSNP, Bambang Suryadi, mengatakan bahwa soal UN tahun 2018 dikembangkan berdasarkan kisi-kisi yang disusun oleh Kemendikbud, dengan melibatkan guru, yang selanjutnya ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pada bulan Agustus 2017, dan dimuat di laman situs mereka.

Kisi-kisi tersebut telah disusun sesuai kompetensi dasar yang harus diajarkan oleh guru sebagaimana dijabarkan dalam kurikulum pembelajaran di sekolah, dan dituangkan dalam buku mata pelajaran.

"Kisi-kisi ini dibuat secara umum/generik, tidak spesifik mengarah pada suatu bentuk soal tertentu. Tujuannya agar pembelajaran di sekolah-sekolah tidak terjebak pada proses drilling soal-soal UN. Guru wajib mengajarkan materi pembelajaran dengan mengedepankan pemahaman konsep dan penalaran, bukan sekedar drilling soal," tambah Mendikbud.

Menambahkan penjelasan Mendikbud tersebut, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, Totok Suprayitno, menerangkan bahwa soal-soal UN terdiri dari 3 level kognitif yaitu level 1 (pengetahuan pemahaman) sekitar 30 persen, level 2 (aplikasi) sekitar 60 persen, dan level 3 (penalaran) sekitar 10 persen. Soal-soal tersebut ditulis oleh guru dan ditelaah oleh para guru yang kompeten dan dosen dari beberapa perguruan tinggi.

Hasil UN ini, kata Totok, akan dianalisis untuk mendiagnosa topik-topik yang harus diperbaiki di setiap sekolah untuk setiap mata pelajaran UN. Hasil analisis tersebut akan didistribusikan ke semua Dinas Pendidikan untuk ditindaklanjuti dengan program-program peningkatan mutu pembelajaran.

Melalui penyelenggaraan UN ini, Mendikbud berharap kepada semua pihak terkait agar menjadikan hasil analisis UN sebagai salah satu alat refleksi dan acuan untuk peningkatan mutu pendidikan.

"Saya berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan, guru, kepala sekolah, dan pengawas menjadikan hasil analisis ujian ini sebagai 'cermin' yang jujur, dan yang terpenting dapat menjadi pendorong perbaikan mutu pembelajaran," pesan Mendikbud.

Selain itu, Mendikbud juga berharap kepada para siswa dapat memahami dan meyakini bahwa pembelajaran merupakan proses yang panjang, tidak bisa instan. [mdk]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,109,EKBIS,483,ekonomi,12,GLOBAL,559,HEADLINE,1766,HUKUM,1592,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,128,KOLOM,181,KRIMINAL,242,LIFESTYLE,4,METRO,395,metropolitan,1,NASIONAL,3581,PERISTIWA,1645,POLITIK,2772,SELEB,250,SPORT,31,TEKNO,27,
ltr
item
Gelora.co: Siswa keluhkan sulitnya soal matematika UN, ini tanggapan Mendikbud
Siswa keluhkan sulitnya soal matematika UN, ini tanggapan Mendikbud
Saya menghargai respon peserta didik yang telah mengekspresikan perasaannya melalui media sosial yang dilandasi pada etika yang baik
https://4.bp.blogspot.com/-CT_jNPXB-uE/WtYX68cFYOI/AAAAAAABsVc/IdyzZY3183I2iBP3yLy_eev74DXr8j0uwCLcBGAs/s640/siswa-keluhkan-sulitnya-soal-matematika-un-ini-tanggapan-mendikbud.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-CT_jNPXB-uE/WtYX68cFYOI/AAAAAAABsVc/IdyzZY3183I2iBP3yLy_eev74DXr8j0uwCLcBGAs/s72-c/siswa-keluhkan-sulitnya-soal-matematika-un-ini-tanggapan-mendikbud.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/04/siswa-keluhkan-sulitnya-soal-matematika.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/04/siswa-keluhkan-sulitnya-soal-matematika.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy