$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Polisi Minta Pendapat Ahli Telisik Puisi Sukmawati

SHARE:


www.gelora.co - Bareskrim Polri akan memanggil sejumlah ahli untuk dimintai pendapat terkait laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri.

Demikian pernyataan sikap Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Hiklmpumam Mahasiswa Islam (KAHMI) yang diterima redaksi, Jumat (6/4). Pernyataan sikap itu tertulis atas nama Koordinator Presidium Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA dan Sekjen Drs. Manimbang Kahariady.

MN KAHMI menegaskan sesuai konstitusi, setiap warga negara memilki kebebasan bereksperesi. Tetapi bukan kebebasan yang sebesar besarnya melainkan kebebasan bertanggung jawab yang dibatasi oleh nilai-nilai Pancasila dan konstitusi. Termasuk dalam hal seni puisi. 

Bait-bait yang membandingkan "sari konde vs cadar" dan "kidung Indonesia vs azan" dalam puisi Sukmawati menurut MN KAHMI merupakan perbandingan yang keliru dan tidak pada tempatnya. Karena yang satu bersifat profan, sedangkan lainnya bersifat sakral (bagian dari ajaran agama).

"Ini sangat melukai keyakinan umat Islam karena mengandung unsur pelecehan terhadap nilai-nilai agama yang dianut umat Islam," tulis pernyataan sikap tersebut. 

Oleh karena itu, MN KAHMI menuntut Sukmawati mencabut puisi Ibu Indonesia dan sekaligus dinyatakan bahwa puisi tersebut tidak ada. Terkait permintaan maaf yang telah disampaikan Sukmawati kepada seluruh umat Islam, MN KAHMI menganggap tidak cukup.

MN KAHMI mengingatkan Indonesia adalah negara yang sangat majemuk baik dari sisi suku, ras dan agama. Adalah kewajiban semua warga negara untuk menghormati kemajemukan karena hanya dengan toleransi, hormat menghormati, dan kebersamaan, kedamaian, keadilan dan kemakmuran akan dapat tercapai.

"Sebagai anak bangsa kita semua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk mempertahankan dan menegakkan NKRI yang kita cintai. Semoga kasus puisi Ibu Sukmawati Soekarnoputri menjadi pelajaran berharga bagi semua anak bangsa dan tidak berulang," demikian pernyataan sikap MN KAHMI.[rmol]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,109,EKBIS,483,ekonomi,12,GLOBAL,559,HEADLINE,1771,HUKUM,1592,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,128,KOLOM,181,KRIMINAL,243,LIFESTYLE,4,METRO,395,metropolitan,1,NASIONAL,3581,PERISTIWA,1645,POLITIK,2772,SELEB,250,SPORT,31,TEKNO,27,
ltr
item
Gelora.co: Polisi Minta Pendapat Ahli Telisik Puisi Sukmawati
Polisi Minta Pendapat Ahli Telisik Puisi Sukmawati
MN KAHMI menegaskan sesuai konstitusi, setiap warga negara memilki kebebasan bereksperesi. Tetapi bukan kebebasan yang sebesar besarnya melainkan kebebasan bertanggung jawab yang dibatasi oleh nilai-nilai Pancasila dan konstitusi. Termasuk dalam hal seni puisi.
https://1.bp.blogspot.com/-j1CRcLxhI5w/WsecZFo2lUI/AAAAAAABqYE/9CMuzk6o0gMYAypoD2_9dsQ3PPykXPIHwCLcBGAs/s640/daodako.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-j1CRcLxhI5w/WsecZFo2lUI/AAAAAAABqYE/9CMuzk6o0gMYAypoD2_9dsQ3PPykXPIHwCLcBGAs/s72-c/daodako.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/04/polisi-minta-pendapat-ahli-telisik.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/04/polisi-minta-pendapat-ahli-telisik.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy