Parah, Dinkes Razia Sarden di Minimarket, Saat Ikan Dibelek Keluar Cacing Masih Hidup…

Parah, Dinkes Razia Sarden di Minimarket, Saat Ikan Dibelek Keluar Cacing Masih Hidup…

Gelora News
facebook twitter whatsapp

www.gelora.co - Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau, merazia seluruh grosir dan minimarket yang menjual ikan kaleng diduga mengandung cacing, Sabtu (31/3/2018).

Dalam razia ikan makarel dalam saus tomat kaleng dalam kemasan ini, Dinkes menemukan cacing yang masih hidup dan bergerak berwarna putih.

Cacing keluar dari dalam ikan setelah dibelah menggunakan sendok.

“Cacingnya pada keluar dari dalam ikan,” ujar dokter Shinta dari Puskesmas Seilangkai saat di lokasi razia.

“Ikan kaleng yang kami temukan merek Jojo. Yang bergerak dan nampak jelas dua ekor. Dan yang kecil-kecil banyak. Ini merek sesuai rilis Kementerian Kesehatan RI dan BPPOM RI,” bebernya.

Ikan kaleng merek Jojo ini ditemukan di salah satu grosir di Tembesi. Bahkan sarden yang terkena razia ini masih dipajang.

“Kita hanya mengimbau supaya tidak dijual lagi. Kalau penarikan itu dari BPOM,” ujar dokter Shinta.

Kemarin, untuk menyusuri para pemilik grosir atau penjual masih memajang ikan sarden untuk dijual, razia dibagi dua tim dengan sasaran 13 titik.

Mulai dari Buana Impian, Cipta Asri, Plaza Tembesi, SP Plaza, Supermarket Top 100 dan lainnya.

Masih kata Dokter Shinta, mereka lakukan razia karena sangat berbahaya bagi manusia yang menkomsumsinya.

Sesuai perintah Kementerian Kesehatan dan BPPOM. ”Ada tiga item pertamanya, lalu ada 27 item lagi yang tidak boleh diedarkan,” ujarnya.

Sementara di Supermarket Top 100 Tembesi, Sagulung pihak Dinkes tidak menemukan ikan kaleng dari 27 item yang dilarang beredar yang mengandung cacing.

Supervisor Top 100 Tembesi, Sagulung, Jos mengatakan, di supermarket itu sudah tak menjual ikan kaleng yang mengandung cacing.

Saat hebohnya di media, kita langsung tarik dan kembalikan ke suplayernya, ujarnya. [psid]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita