$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Tudingan Amien Rais, Walhi: 82 Persen Lahan Dikuasai Korporasi

SHARE:


www.gelora.co - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyatakan 82 persen lahan di Indonesia dikuasai oleh korporasi besar.

“Penguasaan saat ini oleh korporasi sebesar 82 persen, itu oleh konsesi dan izin di sektor kehutanan, perkebunan, pertambangan,” kata Direktur Eksekutif Walhi Yaya Nur Hidayati saat dihubungi Tempo pada Kamis, 22 Maret 2018.

Walhi mencatat dominasi penguasaan ruang dari sektor kehutanan 31,7 juta hektar, perkebunan kelapa sawit melalui hak guna usaha 11,1 juta hektar, pertambangan 32,7 juta hektar, dan pertambangan minyak dan gas 83,5 juta hektar.

Sebelumnya Amien Rais mengkritik pemerintah soal penguasaan lahan. Amien menuding program bagi-bagi sertifikat oleh Jokowi adalah ngibul.

Yaya mengatakan bagi-bagi sertifikat memang dilakukan pemerintah, namun menurut dia, hal tersebut belum dalam konteks addressing (menangani) ketimpangan penguasaan tanah.

Ia menilai pemerintah perlu memperbaiki persoalan tanah dan hutan yang saat ini dominan dikuasai oleh perusahaan melalui HGU dan izin-izin lainnya. Yaya menyarankan kepada pemerintah untuk mengambil beberapa langkah, seperti tidak memberikan izin baru untuk landbank perusahaan yang belum ditanami.

“Atau hutan belum dikonversi, maka harus dilakukan penghentian konversi hutan, dan hentikan penanaman. Hutan atau lahan bekas terbakar diambil negara dan dipulihkan berdasar tanggung jawab perusahaan,” kata Yaya.

Menurut Nur, pemerintah perlu melihat kembali dan mengkaji ulang seluruh perizinan dan konsesi lahan atau hutan. Hal tersebut bisa dilakukan penyesuaian luasan melalui berbagai penapisan (seleksi wajib AMDAL), seperti wilayah yang berkonflik dengan warga harus dikeluarkan dari konsesi dan mengembalikan ke rakyat.

Yaya juga menyarankan lahan yang perolehannya secara ilegal, maupun korupsi harus dicabut dan diambil alih negara, dan dialihkan ke rakyat melalui Perhutanan sosial atau skema lain. “Pemerintah juga perlu mendukungan dan memfasilitasi rakyat berproduksi untuk memenuhi perekonomi dengan jenis tanaman berdasarkan fungsi ekologis kawasan,” ujarnya. [tco]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,107,EKBIS,475,ekonomi,12,GLOBAL,557,HEADLINE,1739,HUKUM,1581,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,128,KOLOM,178,KRIMINAL,242,LIFESTYLE,4,METRO,393,metropolitan,1,NASIONAL,3556,PERISTIWA,1632,POLITIK,2720,SELEB,249,SPORT,30,TEKNO,27,
ltr
item
Gelora.co: Tudingan Amien Rais, Walhi: 82 Persen Lahan Dikuasai Korporasi
Tudingan Amien Rais, Walhi: 82 Persen Lahan Dikuasai Korporasi
Yaya mengatakan bagi-bagi sertifikat memang dilakukan pemerintah, namun menurut dia, hal tersebut belum dalam konteks addressing (menangani) ketimpangan penguasaan tanah.
https://3.bp.blogspot.com/-vsM6IAbpuZ0/WrShT7jVqnI/AAAAAAABnok/A0mK-XwpToUuPNSt3ikVkAcjTMCHUzz7QCLcBGAs/s640/kaddakdj.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-vsM6IAbpuZ0/WrShT7jVqnI/AAAAAAABnok/A0mK-XwpToUuPNSt3ikVkAcjTMCHUzz7QCLcBGAs/s72-c/kaddakdj.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/03/tudingan-amien-rais-walhi-82-persen.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/03/tudingan-amien-rais-walhi-82-persen.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy