$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Tanggapi Menko Darmin, Peneliti INDEF: Indonesia Dijajah dengan Utang

SHARE:


www.gelora.co - Peneliti senior INDEF (Institute for Development of Economics and Finance), Faisal Basri mengingatkan pemerintah untuk jujur terkait kebijakan pembangunan infrastruktur dan utang negara. Ia memandang selama ini pemerintah berbohong mengenai hal tersebut.

Faisal juga mengkritisi pernyataan Menteri Perekonomian RI, Darmin Nasution yang menyatakan pembangunan lambat lantaran tak berutang. Menurutnya Indonesia justru dijajah dengan utang, apalagi kalau suku bunga luar negeri meningkat tinggi.

“Selama ini pemerintah Jokowi tidak mau jujur terkait utang. Pemerintah malah obral utang, maksain diri, kepepet. Gara-gara penerimaan pajak tercapai malah utang dan akhirnya dikit-dikit utang,” ujarnya dalam seminar INDEF “Menggugat Produktivitas Utang” di Jakarta, Rabu (21/03/2018).

Dia kemudian mengungkapkan bahwa utang negara naik, sementara pendapatan pajak menurun. Penyebab pajak turun lantaran distribusi Indonesia lemah atau tidak bergeming. Seharusnya utang negara lebih kecil dari utang BUMN.

“Kan norak Pemerintah utangnya lebih tinggi daripada BUMN. Ini menandakan Pemerintah obral utang, jadi jangan bangga. Lalu jangan bilang kita ungkap seperti ini dibilang provokasi,” sindirnya.

Faisal mengingatkan Pemerintah agar mengurangi keterikatan dengan utang luar negeri. Tidak mungkin jikalau investasi menurun namun budget defisitnya naik terus.

“Tolong banyaknya infrastruktur jangan juga meningkatkan komoditas angkutan distribusi. Banyak kebijakan Jokowi yang hanya modal pencitraan foto doang, tetapi kelanjutannya tidak jalan, seperti tol laut,” ujar Faisal.

Utang Indonesia diniliainya tidak akan pernah lunas, meskipun ekonomi negara surplus. Sebab utang bagian dari inherent pengeluaran negara.

“Jangan lupa, semakin pemerintah menggenjot belanja negara melebihi pendapatan negara maka akan menyebabkan defisit dan rupiah melemah,” katanya. [kbn]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,109,EKBIS,495,ekonomi,12,GLOBAL,560,HEADLINE,1794,HUKUM,1601,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,131,KOLOM,182,KRIMINAL,243,LIFESTYLE,4,METRO,397,metropolitan,1,NASIONAL,3615,PERISTIWA,1663,POLITIK,2812,SELEB,250,SPORT,31,TEKNO,27,
ltr
item
Gelora.co: Tanggapi Menko Darmin, Peneliti INDEF: Indonesia Dijajah dengan Utang
Tanggapi Menko Darmin, Peneliti INDEF: Indonesia Dijajah dengan Utang
Faisal mengingatkan Pemerintah agar mengurangi keterikatan dengan utang luar negeri. Tidak mungkin jikalau investasi menurun namun budget defisitnya naik terus.
https://3.bp.blogspot.com/-f0Pg0FdGV28/WrItVUlp3pI/AAAAAAAA6Vw/FSrr2UC9JHAA4uAEBqDIWYNkcq08bIcPQCLcBGAs/s640/menko.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-f0Pg0FdGV28/WrItVUlp3pI/AAAAAAAA6Vw/FSrr2UC9JHAA4uAEBqDIWYNkcq08bIcPQCLcBGAs/s72-c/menko.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/03/tanggapi-menko-darmin-peneliti-indef.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/03/tanggapi-menko-darmin-peneliti-indef.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy