$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Kasus Korupsi E-KTP, PPATK Bakal Telusuri Rekening Puan dan Pramono Anung

SHARE:


www.gelora.co -  Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ki Agus Ahmad Badaruddin angkat bicara terkait dugaan aliran dana megakorupsi proyek e-KTP senilai USD 500 ribu diterima Menko PMK Puan Maharani dan Seskab Pramono Anung. Dugaan kedua politisi PDIP menerima uang tersebut diungkapkan terdakwa Setya Novanto dalam sidang kasus megakorupsi e-KTP, Kamis (22/3).

Menurut dia, PPATK sebagai lembaga pengawas keuangan selalu mendukung upaya penegakan hukum yang berlaku di Indonesia. "Sebagai lembaga intel keuangan kita mendukung untuk melihat (apakah) ada transaksi mencurigakan yang terkait yang tadi (e-KTP)," ujar Ki Agus usai acara diseminasi beleid beneficial owner di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/3).

Dia mengatakan, PPATK bakal menelusuri aliran dana megakorupsi e-KTP diduga mengalir ke Puan dan Pramono setelah ada keterangan dari KPK. PPATK memiliki kewenangan melakukan penelusuran aliran dana tersebut.

"Nanti kita tunggu apa ada permintaan dari KPK, sebagai lembaga intel keuangan kita punya kewenangan, merespon permintaan atau atas inisiatif, tapi kami tidak boleh kasih tahu (ke publik) soal itu (dimulainya investigasi)," ujar Ki Agus.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat bicara mengenai pernyataan Setya Novanto yang menyebut dua menterinya menerima uang kasus e-KTP, Menko PMK Puan Maharani dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung menerima masing-masing uang US$ 500 ribu.

Jokowi pun mempersilakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti kasus yang diduga merugikan negara Rp 2,3 triliun itu hingga tuntas.

"Negara kita ini, negara hukum. Jadi kalau ada bukti hukum ada fakta-fakta hukum ya diproses saja," kata Jokowi di gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018. (ma)

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,109,EKBIS,501,ekonomi,12,GLOBAL,561,HEADLINE,1817,HUKUM,1605,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,131,KOLOM,183,KRIMINAL,245,LIFESTYLE,4,METRO,398,metropolitan,1,NASIONAL,3639,PERISTIWA,1676,POLITIK,2840,SELEB,250,SPORT,31,TEKNO,28,
ltr
item
Gelora.co: Kasus Korupsi E-KTP, PPATK Bakal Telusuri Rekening Puan dan Pramono Anung
Kasus Korupsi E-KTP, PPATK Bakal Telusuri Rekening Puan dan Pramono Anung
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ki Agus Ahmad Badaruddin angkat bicara terkait dugaan aliran dana megakorupsi proyek e-KTP senilai USD 500 ribu diterima Menko PMK
https://1.bp.blogspot.com/-VBXSWmtNWbk/Wrn6JzrbMfI/AAAAAAAAKiI/bC1yZPsL4B89zc6nn60fhzNpGD8O2OMcgCLcBGAs/s640/puan.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-VBXSWmtNWbk/Wrn6JzrbMfI/AAAAAAAAKiI/bC1yZPsL4B89zc6nn60fhzNpGD8O2OMcgCLcBGAs/s72-c/puan.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/03/kasus-korupsi-e-ktp-ppatk-bakal.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/03/kasus-korupsi-e-ktp-ppatk-bakal.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy