$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Istana soal UU MD3: Tunggu Besok

SHARE:


www.gelora.co - Presiden Joko Widodo hingga saat ini belum menandatangani Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), dan bila sampai Rabu (14/3) Jokowi tak menandatangi, otomatis UU tersebut akan berlaku.

Pihak istana melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Jokowi tetap akan bersikap terhadap UU MD3. Kata dia, Jokowi telah mendengar aspirasi publik.

"Tinggal sehari. Tunggu saja besok. Presiden artinya mendengar suara publik karena ada pesan sangat kuat tentang itu dan didengar dan disikapi Presiden," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/3).

Pramono tidak menjelaskan secara rinci apakah Jokowi akan menandatangani atau tetap membiarkannya hingga hasil revisi itu resmi diberi nomor oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Perundang-undangan mengatur presiden harus menandatangani Undang-Undang dalam 30 hari setelah disahkan DPR. Undang-Undang tetap akan berlaku apabila presiden tidak menandatangani dalam kurun waktu yang ditentukan.

"Tunggu saja besok. Kalau besok sudah lewat, yang penting ada nomornya. Kalau ada nomor dari Kumham yang menjadi keinginan teman-teman DPR bisa dilakukan," ucap mantan Wakil Ketua DPR ini.

Salah satu hal yang direvisi dan disepakati parlemen bersama pemerintah di awal pembahasan UU MD3 adalah penambahan kursi pimpinan DPR bagi PDI Perjuangan selaku partai pemenang Pemilu.

Selain itu, sejumlah poin yang menjadi sorotan masyarakat adalah persoalan hak imunitas anggota DPR dan kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan mengajukan proses hukum terkait dugaan penghinaan terhadap anggota atau lembaga DPR.

Pramono menyatakan ketika hasil revisi telah diberi nomor maka hal itu tak lagi menjadi domain pemerintah atau DPR. Nantinya, masyarakat dapat mengikuti peraturan berlaku jika keberatan dengan Undang-Undang itu.

"Kalau keberatan bisa uji materi di MK. Negara ini demokratis, terbuka, dan mempersilakan siapa saja. Itu hak semua warga," kata Pramono.[cnn]

TERKAIT:
Loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,152,EKBIS,684,GLOBAL,780,HEADLINE,2714,HUKUM,1952,KEAMANAN,2,KESEHATAN,51,KHAZANAH,203,KOLOM,266,KRIMINAL,295,LIFESTYLE,9,METRO,594,NASIONAL,4946,PERISTIWA,2614,POLITIK,3653,SELEB,326,SPORT,53,TEKNO,37,
ltr
item
Gelora.co: Istana soal UU MD3: Tunggu Besok
Istana soal UU MD3: Tunggu Besok
Tinggal sehari. Tunggu saja besok. Presiden artinya mendengar suara publik karena ada pesan sangat kuat tentang itu
https://1.bp.blogspot.com/-Kvf6yfyG31I/WqfwWq4n9kI/AAAAAAABltk/N5hkivIpEw4aou-OWMUHOJJCS9J_GPg8gCLcBGAs/s640/pramono-anu.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-Kvf6yfyG31I/WqfwWq4n9kI/AAAAAAABltk/N5hkivIpEw4aou-OWMUHOJJCS9J_GPg8gCLcBGAs/s72-c/pramono-anu.jpeg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/03/istana-soal-uu-md3-tunggu-besok.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/03/istana-soal-uu-md3-tunggu-besok.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy