$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Indef: Utang Naik Drastis, Tapi Pertumbuhan Hanya 5 Persen

SHARE:


www.gelora.co - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus menilai, peningkatan utang di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo belum mendorong laju pertumbuhan perekonomian.

Menurutnya, utang terutama untuk pembangunan infrastruktur harus bisa meningkatkan produktivitas perekonomian.

"Efektivitas utang untuk meningkatkan produktivitas perekonomian tidak kunjung terlihat sampai sekarang. Setidaknya, harus ada sektor yang produktivitasnya meningkat seperti sektor yang bisa meningkatkan nilai tambah, tenaga kerja, dan sebagainya," ujar Heri di Jakarta, Rabu (21/3).

Heri mengatakan, dalam tiga tahun terakhir, utang pemerintah meningkat secara signifikan. Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi Indonesia justru relatif stagnan di kisaran 5 persen.

Dengan perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) nominal, ekonomi Indonesia dalam rentang 2015 hingga 2017 rata-rata naik 8,74 persen per tahun. Sementara, total utang pemerintah pada periode yang sama rata-rata naik 14,81 persen per tahun.


Peningkatan utang pun terus berlanjut hingga Februari 2018 menembus angka Rp 4.034,8 triliun. Sementara, dalam APBN 2018 utang pemerintah diproyeksi akan mencapai Rp 4.772 triliun.

"Akibatnya laju penambahan utang yang lebih kencang dari peningkatan PDB akan semakin menggerogoti stabilitas perekonomian ke depan. Ini tentu akan banyak implikasi yang luas terhadap perekonomian," ujar Heri.

Heri mengakui dampak dari pembangunan infrastruktur baru bisa dirasakan dalam jangka panjang. Akan tetapi, menurutnya, pembangunan infrastruktur belum mendapat respons positif dari dunia usaha.

"Nilai indeks tendensi bisnis terhadap ekonomi Indonesia tidak kunjung meningkat. Meskipun infrastruktur dibangun, tapi dunia usaha tidak yakin terhadap perekonomian Indonesia di masa yang akan datang. Terlihat dari tendensi bisnisnya yang menurun," ujarnya. [rol]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,107,EKBIS,480,ekonomi,12,GLOBAL,558,HEADLINE,1741,HUKUM,1587,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,128,KOLOM,178,KRIMINAL,242,LIFESTYLE,4,METRO,393,metropolitan,1,NASIONAL,3568,PERISTIWA,1642,POLITIK,2733,SELEB,249,SPORT,31,TEKNO,27,
ltr
item
Gelora.co: Indef: Utang Naik Drastis, Tapi Pertumbuhan Hanya 5 Persen
Indef: Utang Naik Drastis, Tapi Pertumbuhan Hanya 5 Persen
Menurutnya, utang terutama untuk pembangunan infrastruktur harus bisa meningkatkan produktivitas perekonomian.
https://3.bp.blogspot.com/-f3-vz1PnLCE/WrIp-3PcPLI/AAAAAAABnBg/555TjumUHusMck2BWj0W03emB-1q0rJMwCLcBGAs/s640/hakahjh.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-f3-vz1PnLCE/WrIp-3PcPLI/AAAAAAABnBg/555TjumUHusMck2BWj0W03emB-1q0rJMwCLcBGAs/s72-c/hakahjh.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/03/indef-utang-naik-drastis-tapi.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/03/indef-utang-naik-drastis-tapi.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy