$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Eggi: PK Ahok Ditolak karena Melecehkan Mekanisme Peradilan

SHARE:

www.gelora.co - Ketua Dewan Kehormatan Kongres Advokat Indonesia (KAI), Egg i Sudjana, berkomentar tentang penolakan Mahkamah Agung (MA) atas Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menurut Eggi, tiga hakim MA yang menangani perkara itu, yakni Artijo Alkostar, Salman Luthan, dan Sumardiyatmo, memang sudah sepatutnya menolak PK Ahok.

Ketua Umum Tim Pembela Aktivis dan Ulama (TPUA) ini menyebut, sejak pertama Ahok mengajukan PK, dirinya sudah mengingatkan MA. Intinya, dia  meminta MA menolak PK tersebut lantaran Ahok telah terbukti melakukan pelanggaran mekanisme peradilan. Jadi, kata Eggi, wajar jika tiga majelis hakim dengan bulat menolak PK Ahok tersebut.

"Ahok telah melecehkan hukum sesungguhnya, yaitu pelecehan terhadap mekanisme peradilan yang ada," ujar Eggi kepada SINDOnews, Selasa (27/3/2018). 

Penasihat Persaudaraan Alumni 212 ini menjelaskan, pelecehan hukum itu dilakukan Ahok lantaran mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut secara mendadak menyatakan PK. Padahal, ada mekanisme yang lumrah dilakukan setiap terpida, yakni saat putusan di tingkat pengadilan negeri diketok.

"Saat ada putusan pengadilan negeri, apabila tidak setuju maka dilakukan banding dalam PT (Pengadilan Tinggi). Bila tidak setuju lagi hasilnya di PT maka kasasi. Dan saat hasil kasasi tidak setuju lagi, dan ada peluang baru, bisa ajukan PK. Nah, ini Ahok tidak melalui mekanisme ini, sehingga sudah sepatutnya ditolak," tutur Eggi. 

Diketahui, Mahkamah Agung (MA) kemarin sudah memutuskan menolak PK yang diajukan Ahok. Ahok melalui kuasa hukumnya mengajukan PK kepada MA pada Jumat 2 Februari 2018 lalu.  

Perkara PK Ahok kemudian diterima oleh Kepaniteraan Pidana MA pada 7 Maret 2018 lalu dengan Register Nomor 11 PK/Pid/2018. Berkas perkara dikirim ke majelis hakim pemeriksa perkara pada 13 Maret 2018. 

Selanjutnya majelis hakim mengadili perkara tersebut Senin 26 Maret 2018 dan secara bulat menolak PK Ahok. (sn)

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,107,EKBIS,473,ekonomi,12,GLOBAL,556,HEADLINE,1735,HUKUM,1578,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,128,KOLOM,178,KRIMINAL,242,LIFESTYLE,4,METRO,393,metropolitan,1,NASIONAL,3547,PERISTIWA,1625,POLITIK,2713,SELEB,249,SPORT,30,TEKNO,27,
ltr
item
Gelora.co: Eggi: PK Ahok Ditolak karena Melecehkan Mekanisme Peradilan
Eggi: PK Ahok Ditolak karena Melecehkan Mekanisme Peradilan
Ketua Dewan Kehormatan Kongres Advokat Indonesia (KAI), Egg i Sudjana, berkomentar tentang penolakan Mahkamah Agung (MA)
https://4.bp.blogspot.com/-bwXKDbahvIA/WroQhq0B8bI/AAAAAAAAKjU/REpAa-qNF483v5mGz4QbsJgVwBFhpdlVACK4BGAYYCw/s640/alumni-212-khawatir-dengan-pk-kasus-ahok-efeknya-bisa-ke-pilpres_m_191366.jpeg
https://4.bp.blogspot.com/-bwXKDbahvIA/WroQhq0B8bI/AAAAAAAAKjU/REpAa-qNF483v5mGz4QbsJgVwBFhpdlVACK4BGAYYCw/s72-c/alumni-212-khawatir-dengan-pk-kasus-ahok-efeknya-bisa-ke-pilpres_m_191366.jpeg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/03/eggi-pk-ahok-ditolak-karena-melecehkan.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/03/eggi-pk-ahok-ditolak-karena-melecehkan.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy