$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Dewan Pakar ICMI Pusat: KPK Wajib Segera Periksa Puan, Pramono dan Ganjar

SHARE:

Anton Tabah Digdoyo

www.gelora.co - Sidang tindak pidana korupsi KTP Elektronik (KTP-el) terhadap tersangka Setya Novanto kemarin dinilai antik-klimaks.

Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah Digdoyo, dalam keterangannya kepada redaksi menilai, KPK kini tidak memiliki alasan apapun untuk tidak sesegera mungkin memeriksa ketiga nama yang disebur Novanto tersebut. 

"UUD 1945 pasal. 1 tegas, Indonesia negara hukum berarti NKRI ini dibangun berdiri tegak diatas hukum dengan supreme of law, equality before the law, dan process of law," sebutnya. 

"Hukum harus di atas segalanya tanpa membeda-bedakan perlakuan, diproses seadil-adilnya, secepat-cepatnya dan semurah-murahnya," sambung Anton yang tengah terbaring sakit.

Atas dasar itulah, sambungnya, Puan Maharani, Ganjar Pranowo dan Pramono Anung agar rakyat tidak menuduh KPK bergerak lambat, lemah dan tidak adil. 

"Juga untuk mencegah rakyat bertindak sendiri-sendiri dengan melakukan hukum jalanan karena tidak puas dengan kinerja KPK yang selama ini terkesan melindungi orang-orang tersebut," tegas Anton. 

Dia juga menekankan agar KPK tidak mengikuti pikiran eksekutif yang keliru menyatakan bahwa calon-calon pemimpin yang terindikasi korupsi agar penyidikannya ditunda hingga pilkada atau pemilu usai demi menghindari kekacauan saat pilkada atau pemilu. 

"Ini salah besar. Justru diproses ini kesempatan baik untuk menyaring pemimpin-pemimpin yang bersih," ujar Anton. 

"Kalau cara berpikir seperti itu terindikasi kasus kejahatan dibiarkan, apa gunanya SKCK dari kepolisian? Bahkan di negara-negara maju terinidikasi kasus moral seperti perselingkuhan saja dicoret dari calon," tambahnya, 

Menurutnya, demokrasi bukanlah hambatan dalam penegakan hukum, sehingga tak bisa digunakan sebagai alasan untuk menunda proses hukum. 

"Ingat penegakan hukum juga aksen dari doktrin Algemen Beginselen van Beharlijk Bestur (good governance) agar terhindar dari penyalahgunaan kekuasaan, penyalahgunaan wewenang, perbuatan melawan hukum dan kesalahan putusan hukuman," demikian Anton. [rmol]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,109,EKBIS,495,ekonomi,12,GLOBAL,559,HEADLINE,1792,HUKUM,1601,inspirasi,1,internasional,26,KESEHATAN,43,KHAZANAH,131,KOLOM,182,KRIMINAL,243,LIFESTYLE,4,METRO,397,metropolitan,1,NASIONAL,3611,PERISTIWA,1662,POLITIK,2808,SELEB,250,SPORT,31,TEKNO,27,
ltr
item
Gelora.co: Dewan Pakar ICMI Pusat: KPK Wajib Segera Periksa Puan, Pramono dan Ganjar
Dewan Pakar ICMI Pusat: KPK Wajib Segera Periksa Puan, Pramono dan Ganjar
"UUD 1945 pasal. 1 tegas, Indonesia negara hukum berarti NKRI ini dibangun berdiri tegak diatas hukum dengan supreme of law, equality before the law, dan process of law," sebutnya.
https://2.bp.blogspot.com/-_sfzud7vre8/WrW8hF3wbOI/AAAAAAABn3o/LGUGp7ksNm4AxsPDl8Kjt45wdIhH-1cPwCLcBGAs/s640/anton%2Btabah%2Bjokowi.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-_sfzud7vre8/WrW8hF3wbOI/AAAAAAABn3o/LGUGp7ksNm4AxsPDl8Kjt45wdIhH-1cPwCLcBGAs/s72-c/anton%2Btabah%2Bjokowi.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/03/dewan-pakar-icmi-pusat-kpk-wajib-segera.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/03/dewan-pakar-icmi-pusat-kpk-wajib-segera.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy