$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Soal Fenomena Orang Gila, Ismail Yusanto: Ada Upaya Memonitor Ceramah dan Dakwah

SHARE:


www.gelora.co - Fenomena 'orang gila' merusak tempat ibadah dan menyerang tokoh agama belakangan ini, membuat masyarakat khawatir dan resah. Apalagi, penyerangan tersebut di beberapa tempat memilki pola yang sama. Sehingga sentimen masyarakat melihat kasus ini terus berkembang, tidak sedikit yang mengaitkan dengan isu politik.

Menanggapi hal itu, juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto mengaku, sebenarnya dirinya tidak tahu apa yang terjadi dibalik fenomena penyerangan pemuka agama oleh orang yang diduga gila tersebut. Namun, kata dia, banyak sentimen yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Di antaranya supaya aparat punya alasan untuk mengawasi Masjid dan Pesantren dengan alasan menjaga ulama kiai, ustaz.

"Padahal, maksud sesungguhnya adalah untuk memonitor ceramah atau dakwah yang terkait pilkada," tegas Ismail, saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (21/2).

Sementara Koordinator Indonesia Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B Nahrawardaya menyampaikan, tanpa ada yang menggerakkan, maka sangat tidak mungkin orang-orang gila bisa berkoordinasi seperti itu. Karena kasus-kasus yang terjadi memiliki pola yang sama, korban pun sama, dan pelaku juga demikian memiliki karakter sama, yaitu dianggap sakit jiwa.

Mustofa berpendapat ada ghost protocol yang sedang berjalan dalam kasus fenomena orang gila aniaya pemuka agama ini. "Kemungkinan ada yang memberlakukan ghost protokol alias SOP liar. Tidak tersentuh aktor intelektualnya atau dalangnya. Bisa dirasakan ada dalangnya, tapi tak mudah menemukan posisi dan identitasnya," ungkap Mustofa.

Memang dalang dibalik strategi ghost protocol belum dapat diketahui meski bisa dirasakan keberadaannya. Dalam kasus kegilaan di Indonesia ini, kata dia, si aktor intelektualnya atau dalang ingin memberi pesan pada para musuhnya.

Pesannya, Mustofa menduga, agar tidak melakukan tindakan yang merugikan si dalang. Yakni dengan cara mengirim orang gila. "Sebagian yang dikirim berhasil memberi pesan luka, bahkan nyawa. Sebagian lagi gagal adanya," keluh Mustofa. [rol]

TERKAIT:
Loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,150,EKBIS,683,GLOBAL,774,HEADLINE,2706,HUKUM,1951,KEAMANAN,2,KESEHATAN,51,KHAZANAH,202,KOLOM,263,KRIMINAL,294,LIFESTYLE,9,METRO,592,NASIONAL,4911,PERISTIWA,2597,POLITIK,3626,SELEB,326,SPORT,52,TEKNO,37,
ltr
item
Gelora.co: Soal Fenomena Orang Gila, Ismail Yusanto: Ada Upaya Memonitor Ceramah dan Dakwah
Soal Fenomena Orang Gila, Ismail Yusanto: Ada Upaya Memonitor Ceramah dan Dakwah
Padahal, maksud sesungguhnya adalah untuk memonitor ceramah atau dakwah yang terkait pilkada," tegas Ismail,
https://1.bp.blogspot.com/-oOU-U0bk49o/Wo1kYkEHAbI/AAAAAAAA3CM/3uMwvZV4XSgo5awrLljPFQTG57PXxIgawCLcBGAs/s640/ismail-yusanto.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-oOU-U0bk49o/Wo1kYkEHAbI/AAAAAAAA3CM/3uMwvZV4XSgo5awrLljPFQTG57PXxIgawCLcBGAs/s72-c/ismail-yusanto.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/02/soal-fenomena-orang-gila-ismail-yusanto.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/02/soal-fenomena-orang-gila-ismail-yusanto.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy