$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Mahfud MD Khawatir Pasal Penghinaan Presiden Dimanfaatkan Untuk Tangkapi Oposisi

SHARE:

www.gelora.co - Rencana DPR menghadirkan kembali pasal penghinaan presiden dalam revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menuai polemik di masyarakat, karena dianggap tidak sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurut pakar hukum tata negara, Mahfud MD, pasal penghinaan terhadap Presiden diputuskan atau dihapus MK saat lembaga tersebut dipimpin Jimly Asshiddqie yang diajukan advokat Eggi Sudjana.

"Tapi saya setuju putusan itu. Karena kalau dihidupkan lagi nanti dikhawatirkan dimanfaatkan untuk menangkapi yang oposisi," ujar Mahfud saat dihubungi SINDOnews melalui sambungan telepon, Selasa (6/2/2018).

Mantan Ketua MK ini menilai putusan MK bersifat final dan mengikat. Karenanya perlu ada alasan baru jika ingin menghidupkan kembali pasal tersebut. Menurut Mahfud, pasal baru dimaksud apabila dalam putusan MK dianggap masih memiliki celah dan kurang sempurna.

Mahfud mencontohkan pasal baru seperti dalam Undang-undang Pilkada yang diputuskan MK, lalu kemudian diuji materikan kembali yang akhirnya menjadi Undang-undang. Baginya alasan baru itu penting agar tidak mencampuradukan hukum dengan politik.

"Tapi bicara teorinya harus ada alasan-alasan baru. Alasan barunya apa?" tanya Mahfud.

Maka itu, Mahfud menyarankan sebelum membahas revisi KUHP menyangkut pasal penghinaan presiden, terlebih dahulu meminta masukan atau pertimbangan publik. 

"Karena ini menyangkut putusan MK, kalo putusan MK ditolak ya buat apa ada MK," pungkasnya. (sn)

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,80,EKBIS,339,ekonomi,8,GLOBAL,479,HEADLINE,1151,HUKUM,1073,internasional,16,KESEHATAN,12,KHAZANAH,71,KRIMINAL,109,LIFESTYLE,1,METRO,296,metropolitan,1,NASIONAL,2537,OPINI,127,PERISTIWA,1105,POLITIK,1215,SELEB,138,SPORT,27,TEKNO,3,
ltr
item
Gelora.co: Mahfud MD Khawatir Pasal Penghinaan Presiden Dimanfaatkan Untuk Tangkapi Oposisi
Mahfud MD Khawatir Pasal Penghinaan Presiden Dimanfaatkan Untuk Tangkapi Oposisi
Rencana DPR menghadirkan kembali pasal penghinaan presiden dalam revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
https://1.bp.blogspot.com/-XcY5_XI_U0g/WnkX09byZ8I/AAAAAAAAHS8/t9P_WathqpkuYJgVio076nlE0DE7sF7eQCK4BGAYYCw/s640/20171113_012030_harianterbit_mahfud.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-XcY5_XI_U0g/WnkX09byZ8I/AAAAAAAAHS8/t9P_WathqpkuYJgVio076nlE0DE7sF7eQCK4BGAYYCw/s72-c/20171113_012030_harianterbit_mahfud.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/02/mahfud-md-khawatir-pasal-penghinaan.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/02/mahfud-md-khawatir-pasal-penghinaan.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy