$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Jokowi Permainkan Emosi Rakyat, Berunding Dengan Maling (IMF)

SHARE:

www.gelora.co - Kegagalan IMF dalam membantu negara-negara yang terkena krisis sebenarnya sudah dapat dianalisis oleh salah seorang ekonom Barat, Paul Krugman sejak tahun 1994.

Krugman memperingatkan bahwa ada dua keterbatasan IMF untuk dimintai pertolongan, yaitu modal dana dan modal politik. 

Sedangkan keterbatasan politik juga dapat dilihat dari tingkah IMF untuk menekan Indonesia dengan LOI (letters of Intent). Sekretaris Jenderal Prodem, Satyo Purwanto mengatakan, langkah politik ini karena IMF jauh lebih mengutamakan kepentingan negara kreditor, daripada 'kesehatan' negara-negara yang sedang diobati/mengalami krisis.

Satyo menegaskan, pengetatan anggaran atau austerity yang dilakukan antek neoliberal Sri Mulyani, merupakan resep IMF yang sudah terbukti gagal di beberapa negara Eropa, ketika krisis ekonomi baru-baru ini. Di negara-negara Eropa yang sedang terlanda krisis austerity dipaksakan oleh Troika (Bank Dunia, IMF, dan Uni Eropa).

"SMI dan Darmin Nasution pun menerapkan hal yang sama, memposisikan Indonesia dalam perangkap utang, dalam jumlah lebih besar, dalam tiga tahun terakhir yang berakibat malah semakin memperburuk perekonomian dalam negeri Indonesia," terang Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/2).  

Ia menengarai kedatangan IMF kemarin justru untuk menyukseskan agenda sidang tahunan lembaga pinjaman dunia itu pada Oktober 2018 mendatang dan memastikan Indonesia masih dalam cengkraman neoliberalisme. 

"Anggaran yang disediakan pemerintah pun fantastis sekira 800 milliar lebih, sungguh tragis ketika masih besarnya ketimpangan orang miskin dan orang kaya yang semakin melebar dan tidak ada keadilan ekonomi bagi sebagian besar rakyat Indonesia," ujarnya.

Menurut dia, Jokowi dan tim ekonominya sedang mempermainkan emosi rakyat Indonesia. 

"Sama saja 'sedang berunding dengan maling' IMF dan lembaga donor international lainnya ibarat maling bagi bangsa Indonesia, memberi tidak seberapa tetapi mengambil lebih banyak aset aset berharga bangsa Indonesia," tukasnya. (rmol)

TERKAIT:
Loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,150,EKBIS,683,GLOBAL,776,HEADLINE,2709,HUKUM,1952,KEAMANAN,2,KESEHATAN,51,KHAZANAH,203,KOLOM,265,KRIMINAL,294,LIFESTYLE,9,METRO,592,NASIONAL,4933,PERISTIWA,2609,POLITIK,3644,SELEB,326,SPORT,52,TEKNO,37,
ltr
item
Gelora.co: Jokowi Permainkan Emosi Rakyat, Berunding Dengan Maling (IMF)
Jokowi Permainkan Emosi Rakyat, Berunding Dengan Maling (IMF)
Kegagalan IMF dalam membantu negara-negara yang terkena krisis sebenarnya sudah dapat dianalisis oleh salah seorang ekonom Barat, Paul Krugman sejak tahun 1994.
https://1.bp.blogspot.com/-GQaWfVlINVk/WpUk_Z0EySI/AAAAAAAAJLc/bHqDlMm7VjkE-YEzPCL8qp-NPG39jzRHACK4BGAYYCw/s640/antarafoto-presiden-dan-direktur-imf-010915-ym-3-681x496.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-GQaWfVlINVk/WpUk_Z0EySI/AAAAAAAAJLc/bHqDlMm7VjkE-YEzPCL8qp-NPG39jzRHACK4BGAYYCw/s72-c/antarafoto-presiden-dan-direktur-imf-010915-ym-3-681x496.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/02/jokowi-permainkan-emosi-rakyat.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/02/jokowi-permainkan-emosi-rakyat.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy