$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Beredar Surat Ajukan PK, Ahok Belum Kapok Juga

SHARE:

www.gelora.co -  Kemarin, netizen dihebohkan beredarnya informasi Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung atas perkara penodaan agama. Sikap netizen pun terbelah. Ada yang mendukung, banyak juga yang nyinyir. Ada juga yang beranggapan, Ahok sedang menguji nasib.

Kehebohan ini diawali pemberitaan media online yang memposting foto surat memori PK Ahok. Dalam dokumen tersebut terlihat pengajuan surat bersumber dari Fifi Lety Indra and Partners, tim pengacara Ahok. 

Pengajuan PK ditujukan untuk Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia. Dokumen tersebut sudah ditanda tangani panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) selaku pihak yang mengadili Ahok. 

"Memori Peninjauan Kembali Dalam Rangka Upaya Hukum Peninjauan Kembali Atas Putusan Pengadilan Jakarta Utara tanggal 09-05-2017 Nomor: 1537/Pi.B/2016/PN.Jkt.Utr. Dalam Rangka Perkara Pidana Atas Nama IR. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. alias Ahok," demikian tertulis dalam dokumen tersebut. 

Seperti diketahui, Ahok dihukum dua tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Utara karena terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51. Sejak 9 Mei 217, Ahok mendekam di balik jeruji. Sehari di Rutan Cipinang, Jakarta Timur kemudian dipindah sampai sekarang di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. 

Pengacara Ahok, I Wayan Sudiarta mengaku tidak tahu ihwal ini. Dia beralasan sedang berada di Bali dan tidak ada informasi baik dari tim pengacara lain kepada dirinya ihwal pengajuan PK ke MA. "Saya belum bisa komentar, saya belum dapat kabar itu," ujar Wayan kepada Rakyat Merdeka, tadi malam. "Siapa yang tanda tangan?," tanyanya. 

Berdasarkan foto yang beredar, memang tidak terlihat jelas siapa yang menandatangi surat itu. Namun, sekilas terlihat stempel telah diterima Pengadilan Negeri Jakarta tertangal 2 Februari. Nama paniteranya pun tidak terlihat jelas lantaran terpotong. 

Kepada wartawan, Humas PN Jakut, Jootje Sampaleng belum mengetahui secara detail soal PK Ahok. "Ya nantilah kita lihat bagaimana perkembangannya. Kita lihat Senin saja," kata Jootje. 

Meski begitu, selembar screen shoot cukup untuk bikin geger jagat Twitter. "Upaya hukum mulai dari pengadilan tingkat pertama, maupun tingkat banding atau kasasi, dan atau PK itu adalah hak dari setiap warga negara Indonesia, termasuk juga Ahok SBG WNI, hanya tinggal kita lihat saja putusan PK-nya nanti, objektif atau tidak dg aturan hukum yang berlaku," cuit @adv_supyadi. 

Bahkan, pendukung Ahok langsung menyimpulkan PK Ahok tepat karena didasari vonis bersalah Buni Yani dengan 1,5 tahun penjara. Buni merupakan pihak pertama yang memposting potongan video pidato Ahok yang bikin geger. "Sudah tepat Ahok mengajukan PK dengan divonisnya Buni Yani 1,5 tahun penjara secara Ahok hanyalah korban kriminalisasi dan propaganda menista agama oleh kaum dungu," cuit @TolakPartaiSara. 

Sementara, kubu yang geram terhadap langkah Ahok ini juga tidak sedikit. Banyak yang memprediksi putusan Buni Yani pasti akan dijadikan senjata. "Sesuai perkiraan ane..pasti Putusan Buni Yani yang dijadikan Novum. Tapi menurut ane gak usah khawatir. PK-nya Insya Allah Ditolak karena 2 hal. 1. Kasus Ahok secara materi tak berkaitan dengan kasus Buni Yani 2. Ada yurisprudensi di MA bahwa PK tidak boleh diterima bila tidak banding," cuit @dusrimulya. Sementara, akun @fadhlierlanda mengingatkan. 

"PK adalah hak Pak Ahok di hadapan hukum. Go ahead lah klo dia mau begitu, tapi apa nanti bakal lebih berat kalo PK?" cuitnya. Akun @ saktihapsoro menganggap Ahok lagi uji nasib. "Lagi rame soal PK Ahok ke MA. Kalau beneran, ini mah namanya Ahok lagi uji nasib.." cuitnya. 

Seperti biasa, seruan untuk memantau Ahok kembali terjadi, seperti persidangan-persidangan yang dialami Ahok sebelumnya. "Ahok penista Agama, umat harus bersuara kalau benar PK," cuit @Li3nda_ . "Wajib Pantau..!! Si Ahok Napi penista Mengajukan PK. Jangan sampai ada lobi-lobi untuk putusan mengurangi hukuman si napi penista," kicau @ IskandarM1. (rm)

TERKAIT:
Loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,150,EKBIS,683,GLOBAL,774,HEADLINE,2706,HUKUM,1951,KEAMANAN,2,KESEHATAN,51,KHAZANAH,202,KOLOM,263,KRIMINAL,294,LIFESTYLE,9,METRO,592,NASIONAL,4911,PERISTIWA,2597,POLITIK,3626,SELEB,326,SPORT,52,TEKNO,37,
ltr
item
Gelora.co: Beredar Surat Ajukan PK, Ahok Belum Kapok Juga
Beredar Surat Ajukan PK, Ahok Belum Kapok Juga
Kemarin, netizen dihebohkan beredarnya informasi Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung atas perkara penodaan agama
https://4.bp.blogspot.com/-xavJUH6pdnk/Woeje7s_3BI/AAAAAAAAIO0/UC2dcAGBx78WC3bPCAnoGcYkplb_6lrSACK4BGAYYCw/s640/8039212-3x2-340x227.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-xavJUH6pdnk/Woeje7s_3BI/AAAAAAAAIO0/UC2dcAGBx78WC3bPCAnoGcYkplb_6lrSACK4BGAYYCw/s72-c/8039212-3x2-340x227.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/02/beredar-surat-ajukan-pk-ahok-belum.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/02/beredar-surat-ajukan-pk-ahok-belum.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy