$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Berbau Otoriter dan Anti-Demokrasi, Asosiasi Buruh Tolak MoU Penanganan Demo Polri-TNI

SHARE:

www.gelora.co - Asosiasi buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menolak Nota Kesepahaman antara Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia Nomor: B/2/I/2018 Nomor: Kerma/2/I/2018 tentang Perbantuan Tentara Nasional Indonesia Kepada Kepolisian Republik Indonesia Dalam Rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.

Presiden KSPI, Said Iqbal, mengatakan nota kesepahaman itu otoriter, anti demokrasi dan akan menyulitkan posisi Presiden Joko Widodo di internasional.

Padahal di dalam MoU antara Kepolisian dan ILO disepakati dalam mengamankan mogok kerja polisi harus berada dalam jarak minimal 25 meter.

"Apalagi ini melibatkan tentara dalam penanganan mogok kerja. Jelas hal ini bertentangan dengan konstitusi nasional dan hukum internasional," ujar pria yang menjabat sebagai pengurus pusat ILO, Governing Body of ILO, Minggu (4/2/2018).

Menurut dia, pelibatan TNI menangani unjuk rasa apalagi mogok kerja akan merusak citra presiden Joko Widodo di mata internasional.

Selain itu, kata dia, pelibatan tentara mencederai demokrasi mengedepankan masyarakat sipil, bukan lagi mendorong tentara dan polisi dalam dwi fungsi yang sudah dihapus di era reformasi. Sehingga, dia menegaskan, MoU itu pelanggaran terhadap kebebasan berserikat.

"Saya mendesak Presiden Joko Widodo agar memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk mencabut MoU tersebut," kata dia.

Rencananya, sekitar dua puluh ribu buruh yang tergabung dalam KSPI dan FSPMI dari jabodetabek akan melakukan aksi di Istana Negara, pada Selasa (6/2/2018).

Dalam aksi itu, para buruh akan mengusung tiga tuntutan rakyat dan buruh atau TRITURA. Tiga tuntutan itu adalah: satu, turunkan harga beras dan listrik-tolak impor beras–wujudkan kedaulatan pangan dan energi.

Kedua, Tolak upah murah–cabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Ketiga, Pilkada dan Pilpres memilih calon pemimpin yang pro buruh dan anti PP 78/2015.

Selain itu, buruh mendukung gerakan mahasiswa dan BEM Universitas Indonesia (UI) yang memberikan kartu kuning kepada Jokowi. Bahkan para buruh, kata Iqbal, memberikan kartu merah kepada Jokowi atas mahalnya harga beras dan listrik terlebih dengan rencana impor beras, berlaku upah murah melalui PP no 78/2015.

Aksi 6 februari akan terus meningkat eskalasinya hingga may day dimana ratusan ribu buruh se-Jawa, Sumatera dan kota lainnya akan masuk ke Jakarta pada 1 Mei atau Hari Buruh Internasional.

Aksi juga dilakukan ribuan buruh serentak di berbagai kota, seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Batam, Yogyakarta, Aceh, Bengkulu, Lampung, Makassar, Gorotalo, Manado, Banjarmasin, dan sebagainya. (tn)

TERKAIT:
Loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,131,EKBIS,613,GLOBAL,658,HEADLINE,2295,HUKUM,1758,KESEHATAN,49,KHAZANAH,157,KOLOM,229,KRIMINAL,270,LIFESTYLE,8,METRO,491,NASIONAL,4264,PERISTIWA,2164,POLITIK,3221,SELEB,273,SPORT,31,TEKNO,30,
ltr
item
Gelora.co: Berbau Otoriter dan Anti-Demokrasi, Asosiasi Buruh Tolak MoU Penanganan Demo Polri-TNI
Berbau Otoriter dan Anti-Demokrasi, Asosiasi Buruh Tolak MoU Penanganan Demo Polri-TNI
Asosiasi buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)
https://4.bp.blogspot.com/-y7ONL2Lb3FY/Wne9Wrs0v2I/AAAAAAAAHM8/d4Wnsugk0m8RQgAZ35Qgfvv6NR5mFXjPQCK4BGAYYCw/s640/presiden-konfederasi-serikat-pekerja-indonesia-kspi-said-iqbal_20161213_134420.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-y7ONL2Lb3FY/Wne9Wrs0v2I/AAAAAAAAHM8/d4Wnsugk0m8RQgAZ35Qgfvv6NR5mFXjPQCK4BGAYYCw/s72-c/presiden-konfederasi-serikat-pekerja-indonesia-kspi-said-iqbal_20161213_134420.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/02/berbau-otoriter-dan-anti-demokrasi.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/02/berbau-otoriter-dan-anti-demokrasi.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy