$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Heboh, Akhirnya Fredrich Yunadi Ditangkap KPK

SHARE:


www.gelora.co - Fredrich Yunadi, mantan pengacara Setya Novanto akhirnya ditangkap dan digelandang ke tahanan oleh KPK. KPK menduga keras bekas pengacara Setya Novanto itu melakukan tindak pidana. 

"KPK melakukan penangkapan, bukan jemput paksa terhadap Fredrich Yunadi karena yang bersangkutan diduga keras melakukan tindak pidana," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Sabtu (13/1/2018) dini hari.

Fredrich tiba di gedung KPK pada Sabtu (13/1/2018) dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dengan dikawal oleh penyidik KPK Ambarita Damanik dan sejumlah petugas lainnya. Ia tampak mengenakan kaos hitam, celana jeans dan sepatu hitam tanpa membawa tas, turun dari mobil petugas KPK. Fredrich langsung dibawa masuk ke gedung KPK.

"KPK sudah lakukan pemanggilan secara patut untuk hadir diperiksa sebagai tersangka pada hari Jumat dan kami juga sudah ingatkan agar datang dalam panggilan tersebut. Penyidik telah menunggu sampai hari kerja berakhir di Jumat ini. Setelah itu, diputuskan untuk melakukan pencarian FY di beberapa lokasi di Jakarta hingga ditemukan di salah satu tempat di Jakarta Selatan," tambah Febri.

Tim melakukan pencarian dengan membawa surat perintah penangkapan. Pasal 17 KUHAP menyatakan "Perintah penangkapan dilakukan terhadap seseorang yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti permulaan yang cukup".

Sebelumnya pada Jumat (12/1/2018) malam, KPK menahan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo seusai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus yang selama di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari pertama.

Fredrich dan Bimanesh diduga bekerja sama untuk memalsukan tersangka Setya Novanto ke rumah sakit untuk dilakukan rawat inap dengan data-data medis yang diduga dimanipulasi sedemikian rupa untuk menghindari panggilan dan pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Atas perbuatannya tersebut, Fredrich dan Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[tsc]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,80,EKBIS,338,ekonomi,8,GLOBAL,479,HEADLINE,1151,HUKUM,1066,internasional,16,KESEHATAN,12,KHAZANAH,71,KRIMINAL,108,LIFESTYLE,1,METRO,296,metropolitan,1,NASIONAL,2530,OPINI,127,PERISTIWA,1101,POLITIK,1204,SELEB,136,SPORT,27,TEKNO,3,
ltr
item
Gelora.co: Heboh, Akhirnya Fredrich Yunadi Ditangkap KPK
Heboh, Akhirnya Fredrich Yunadi Ditangkap KPK
KPK melakukan penangkapan, bukan jemput paksa terhadap Fredrich Yunadi karena yang bersangkutan diduga keras melakukan tindak pidana
https://2.bp.blogspot.com/-6qeCWk57JBc/WllpXbohW4I/AAAAAAABh-Q/xPj9egETpXgpiJEPT6y2vqB7yB1iVEeqACLcBGAs/s640/medium_81IMG_20180113_061849.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-6qeCWk57JBc/WllpXbohW4I/AAAAAAABh-Q/xPj9egETpXgpiJEPT6y2vqB7yB1iVEeqACLcBGAs/s72-c/medium_81IMG_20180113_061849.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/01/heboh-akhirnya-fredrich-yunadi.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/01/heboh-akhirnya-fredrich-yunadi.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy