$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Fahri Hamzah: Tragedi di Asmat Bukti Kebijakan Pemerintah yang Gagal

SHARE:


www.gelora.co - Puluhan anak-anak meninggal dunia akibat gizi buruk dan campak di Asmat, Papua. Fenomena tersebut dinilai sebagai kejadian yang memilukan di tengah pembanganunan infrastruktur yang masif oleh pemerintah.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berpendapat, peristiwa yang terjadi di Asmat merupakan tragedi kemanusiaan. Menurut Fahri, pemberitaan di media internasional telah menyebutkan bahwa anak-anak yang meninggal dunia di Asmat akibat gizi buruk dan campak mencapi ratusan.

“Kok bisa ada rakyat di suatu kabupaten meninggal begitu banyak oleh campak dan gizi buruk. Ini luar bisa kegagalan kita bernegara. Harus ada penangananan segera supaya korban tidak bertambah,” ucap Fahri di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/1).

Menurut Fahri, gizi buruk dan campak di Asmat tak mungkin terjadi secara tiba-tiba. Dia mengatakan, Ada suatu kesalahan tata kelola bahan pangan yang dilakukan oleh negara di Kabupaten Asmat.


“Orang Papua punya tradisi mengelola makanannya dan gizi yang tak pernah ada masalah. Tapi sekarang ini ada mekanisme yang salah, misal memaksakan beras. Sebab, tidak bisa orang itu tiba-tiba gizi buruk dan campak,” ungkap Fahri.

Dia melanjutkan, solusi pemerintah untuk merelokasi penduduk Asmat tidak tepat. Sebab, warga yang direlokasi justru bisa memicu masalah lain di daerah baru.

“Tidak bisa begitu, nanti orang curiga ada apa. Jangan-jangan orang bilang ada emas. Begitu kan nanti kecurigaan orang,” paparnya.

Fahri menambahkan, bahan pangan pokok masyarakat di Papua adalah sagu dan umbi-umbian. Tetapi, pemerintah justru mengusulkan bantuan berupa pembangunan infrastruktur dan pembukaan lahan sawah untuk bercocok tanam padi.

“Mereka biasa makan sagu dan ubi, tiba-tiba kita memaksakan mereka makan beras. Padahal mereka tidak punya sawah, akhirnya ketergantungan. Akibatnya ketika suplai berkurang, akibatnya adalah busung lapar. Ini yang tidak boleh,” tutup Fahri.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan dengan kepala daerah di Papua untuk membicarakan gizi buruk yang melanda Asmat, di Istana Bogor, Selasa (23/1). Jokowi mengusulkan, agar warga yang terdampak gizi buruk dan campak direlokasi. [kmp]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,80,EKBIS,338,ekonomi,8,GLOBAL,479,HEADLINE,1151,HUKUM,1066,internasional,16,KESEHATAN,12,KHAZANAH,71,KRIMINAL,108,LIFESTYLE,1,METRO,296,metropolitan,1,NASIONAL,2530,OPINI,127,PERISTIWA,1101,POLITIK,1204,SELEB,136,SPORT,27,TEKNO,3,
ltr
item
Gelora.co: Fahri Hamzah: Tragedi di Asmat Bukti Kebijakan Pemerintah yang Gagal
Fahri Hamzah: Tragedi di Asmat Bukti Kebijakan Pemerintah yang Gagal
Kok bisa ada rakyat di suatu kabupaten meninggal begitu banyak oleh campak dan gizi buruk
https://2.bp.blogspot.com/-pGXBjUYJXiU/Wmg8gURveZI/AAAAAAAAH70/Fb0QjfVJ4_sKzSH8TJ9r68RQ9aTp654TwCLcBGAs/s640/mf1.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-pGXBjUYJXiU/Wmg8gURveZI/AAAAAAAAH70/Fb0QjfVJ4_sKzSH8TJ9r68RQ9aTp654TwCLcBGAs/s72-c/mf1.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2018/01/fahri-hamzah-tragedi-di-asmat-bukti.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2018/01/fahri-hamzah-tragedi-di-asmat-bukti.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy