$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

PKL Tanah Abang lebih tenang berdagang di era Anies dibanding Ahok

SHARE:


www.gelora.co - Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali berjualan di sekitar trotoar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka berani berdagang di lokasi itu karena sempat mendengar kebijakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang akan menata pedagang kaki lima kawasan Tanah Abang.

Dagangannya beragam, dari pakaian anak anak, kaos remaja, properti muslimah, tukang somay, rujak, pedagang asongan, tukang servis jam, kolektor cincin, serta pedagang buah. Sengatan matahari, tak menurunkan semangat para pedagang kecil itu mempromosikan dagangan asli Indonesia itu.

"Ayo Bunda lihat lihat, borong borong borong," seru para pedagang kepada pejalan kaki.

Salah seorang PKL bernama Mulhadi (64) pun turut berdagang di zona tersebut. Pria yang berdagang buah itu mengaku berjualan dari tahun 1998.

Dirinya juga sempat mendengar informasi bebas dagang di trotoar itu dari berita di media dan rekan-rekan dagang sekitarnya. Kata pria yang akrab disapa Mul itu, kebijakan tersebut akan direalisasikan antara akhir tahun ini atau awal bulan Januari 2018.

"Ya tau informasi dari berita berita itu, katanya informasinya gini gini, di garis kuning itu, katanya pas akhir tahun atau awal bulan," kata Mul yang berdagang dekat tikungan Pasar Tanah Abang Jaya kepada merdeka.com di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (15/12).

Mul mengaku lebih tenang semenjak Anies-Sandi menjabat. Sebab, kewenangan untuk PKL lebih longgar dan asal dagangannya tak melampaui zona garis kuning yang dipisah antara pedagang dan pejalan kaki.

Dirinya pun tak perlu main kucing kucingan dengan Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP). Beda katanya ketika di era Ahok dan Djarot.

"Kalo dulu kan harus gak ada (PKL), dulu istilahnya nyolong nyolong," ucapnya.

Di sisi lain, Mul sempat bercerita bahwa dari era Gubernur Ali Sadikin sampai Ahok, PKL tak diperbolehkan berdagang sembarangan. Di era Anies pun juga tak dibebaskan, tapi sejak Mantan Mendikbud tersebut menjabat kelonggaran PKL berdagang lebih leluasa dan diberdayakan. 

"Sebenernya gak boleh dari dulu, tapi kan namanya masyarakat dilarang, balik (dagang) lagi," tandas Mul.

Sementara, lalu lalang di Tanah Abang juga semakin padat akibat PKL yang berdagang. Sebagian orang melihat kemacetan di ruas jalan disebabkan PKL yang asal gelar dagangannya di pinggiran.

Namun, Mul menjelaskan bahwa itu bukan ulah PKL, namun kendaraan angkutan umumnya sendiri karena sering berhenti di pinggir jalan. "Saking banyaknya mobil, itu kan banyak yang ngetem, jadi ganggu," ujarnya.

Mul yang telah berdagang sekitar 15 tahun di kawasan Tanah Abang berharap, dagangannya tak dicecar lagi oleh Satpol PP. Sebab dirinya mengikuti aturan dan tak berdagang di dekat jalan utama. Tambah mul, sebagian pedagang ada yang melebihi garis kuning disebabkan etalasenya yang besar. 

"Harapannya tidak diganggu lagi oleh Satpol PP, karena saya kan ngikutin aturan dagang di pinggir, kalo yang deket deket jalannya terserah lah," kata Mul.

Pada kesempatan yang sama, PKL asongan bernama Asih juga mendengar informasi penataan pedagang pinggiran itu. Asih yang juga istri Mulhadi berharap Pemprov DKI Jakarta segera memberi kebijakan tentang zona dagang itu. 

"Ada yang bilang sih akhir tahun, ada juga yang bilang awal tahun, mau di ituin (bebas dagang) mau ditata," kata Asih yang berdagang asongan di lokasi yang sama. 

Dulunya Asih berjualan di dalam pasar tanah abang. Namun karena pelanggan sepi, dirinya memilih berjualan di sebrang trotoar sepanjang stasiun tanah abang.

"Dulu di dalem, tapi jarang dilewatin orang, sepi, jadi di luar aja lebih lumayan lah pendapatan, orang-orang kan juga sering lewat kalo di luar," tutur Asih.

Asih sempat bercerita, saat Anies Sandi terpilih memimpin Jakarta, para PKL pun bercorak gembira. Mereka pun kembali berdagang di trotoar dan berharap Pemprov memberi keleluasaan dan kebijakan bagi para pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM).

"Hore pak Anies jadi pak gubernur aman, ada ketenangan," tutup Asih.[mdk]

TERKAIT:
Loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,134,EKBIS,657,GLOBAL,694,HEADLINE,2421,HUKUM,1828,KEAMANAN,2,KESEHATAN,51,KHAZANAH,176,KOLOM,235,KRIMINAL,278,LIFESTYLE,8,METRO,512,NASIONAL,4429,PERISTIWA,2311,POLITIK,3340,SELEB,296,SPORT,37,TEKNO,31,
ltr
item
Gelora.co: PKL Tanah Abang lebih tenang berdagang di era Anies dibanding Ahok
PKL Tanah Abang lebih tenang berdagang di era Anies dibanding Ahok
Mul mengaku lebih tenang semenjak Anies-Sandi menjabat. Sebab, kewenangan untuk PKL lebih longgar
https://3.bp.blogspot.com/-WhZ1b52TMao/WjN22x9lc6I/AAAAAAABhRc/8JW8_7FMdqw0iw7gR23arBrA58oN-geBACLcBGAs/s640/pkl-tanah-abang-lebih-tenang-berdagang-di-era-anies-dibanding-ahok-rev-1.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-WhZ1b52TMao/WjN22x9lc6I/AAAAAAABhRc/8JW8_7FMdqw0iw7gR23arBrA58oN-geBACLcBGAs/s72-c/pkl-tanah-abang-lebih-tenang-berdagang-di-era-anies-dibanding-ahok-rev-1.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2017/12/pkl-tanah-abang-lebih-tenang-berdagang.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2017/12/pkl-tanah-abang-lebih-tenang-berdagang.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy