$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Kasus Saracen: Rp75 Juta yang Hilang dalam Persidangan Asma Dewi

SHARE:


www.gelora.co - Tersangka ujaran kebencian yang terindikasi bagian Saracen Cyber Team, Asma Dewi, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (30/11) lalu. Dalam pembacaan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak bisa membuktikan Asma Dewi terlibat dalam sindikat itu. Tidak juga bisa membuktikan ia melakukan transfer Rp75 juta untuk pembuatan konten SARA.

Dalam pembacaan surat dakwaan, JPU hanya mendakwakan Asma Dewi dengan empat pasal alternatif. Tidak ada satu pun yang menyebutkan kata "Saracen" ataupun "Rp 75 juta". Ini berbeda sekali ketika pertama kali Asma Dewi ditangkap. Ketika itu, polisi bilang kalau perempuan yang juga menjabat sebagai bendahara Tamasya al-Maidah ini terbukti mengirim uang.

Di ruang sidang, sangkaan itu tidak disebut sama sekali. Asma Dewi hanya dipersalahkan karena memuat konten ujaran kebencian—yang bisa saja terjadi dan dilakukan pada siapa pun, bukan karena ia tergabung dalam struktur kepengurusan kelompok tertentu.

Mengenai ini, Kepala Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan kalau soal keterlibatan dalam Saracen dan transfer uang memang tidak bisa dibuktikan, meski ditemukan proposal penawaran saat Ketua Saracen bernama Jasriadi ditangkap.

"Kita hanya masukkan yang pidananya saja," kata Irwan kepada Tirto, Senin, (4/12/2017). Menurutnya, ihwal keterlibatan Asma Dewi dalam Saracen dan transfer baru sebatas informasi intelijen yang tidak bisa dijadikan bukti pelanggaran pidana.

"Itu [transfer dan status anggota] kan data-data intelijen. Pokoknya itu lah [ujaran kebencian] yang memenuhi unsur yang ada yang di pengadilan," katanya lagi.

Ia mengatakan bahwa transfer Rp75 juta sebetulnya memang ada. Tapi masalahnya, yang kemudian jadi alasan tidak dimunculkan di pengadilan, adalah karena motif transfer bisa dikaburkan. Irwan mencontohkan, bisa saja transfer itu disebut untuk membayar hutang.

Polisi juga sebenarnya sudah melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam penyelidikan rekening tersangka. Ketika Tirto menanyakan apakah hasil dari penelusuran itu bisa dijadikan bukti di persidangan atau tidak, Irwan tidak mau berkomentar.

"Ikuti saja dulu persidangannya," katanya.

Kuasa hukum Asma Dewi, Habiburokhman, menyesalkan pernyataan polisi soal aliran dana Asma Dewi ke Saracen. Protesnya semakin menjadi ketika di persidangan tidak ada penjelasan sama sekali mengenai itu. "Justru itu yang kami pertanyakan, apa dasarnya Asma Dewi disebut terlibat Saracen? Nyatanya dalam dakwaan tidak ada sama sekali soal Saracen," katanya.

Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) ini mengatakan bahwa polisi seperti lepas tanggung jawab karena menuduh tanpa bukti. Habiburokhman juga curiga kalau pasal alternatif yang diajukan JPU hanya dalih karena dugaan awal tidak ada yang terbukti.

Mantan kuasa hukum Asma Dewi dari Lembaga Bantuan Hukum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), Juju Purwantoro, mengaku tidak pernah menemukan bukti bahwa kliennya telah mengirim uang ke Saracen. Menurutnya Saracen memang ada di Facebook dan membuat situs berita, tapi isinya bukan ujaran kebencian melainkan kritik kepada pemerintah.

"Memang itu [situs]web, tapi dibangun sedemikian rupa seolah-olah Saracen ini pabrik ujaran kebencian," katanya. "Tapi setelah persidangan ternyata enggak ada apa-apa," katanya. [ti]

TERKAIT:
loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,82,EKBIS,341,ekonomi,8,GLOBAL,480,HEADLINE,1151,HUKUM,1084,internasional,17,KESEHATAN,12,KHAZANAH,71,KRIMINAL,119,LIFESTYLE,2,METRO,296,metropolitan,1,NASIONAL,2549,OPINI,127,PERISTIWA,1134,POLITIK,1251,SELEB,142,SPORT,27,TEKNO,3,
ltr
item
Gelora.co: Kasus Saracen: Rp75 Juta yang Hilang dalam Persidangan Asma Dewi
Kasus Saracen: Rp75 Juta yang Hilang dalam Persidangan Asma Dewi
Kuasa hukum Asma Dewi, Habiburokhman, menyesalkan pernyataan polisi soal aliran dana Asma Dewi ke Saracen
https://4.bp.blogspot.com/-MTz4lxl-uuk/WiZ83-SPqyI/AAAAAAAAvVg/80pz7JLw7Qw3CmEGE19QqbLFh4_-oMhFgCLcBGAs/s640/asma-dewi_20171130_185018.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-MTz4lxl-uuk/WiZ83-SPqyI/AAAAAAAAvVg/80pz7JLw7Qw3CmEGE19QqbLFh4_-oMhFgCLcBGAs/s72-c/asma-dewi_20171130_185018.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2017/12/kasus-saracen-rp75-juta-yang-hilang.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2017/12/kasus-saracen-rp75-juta-yang-hilang.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy