$hide=post-mobile

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$m=0$show=home$hide=mobile$tbg=rgba(27,54,130,1)

$hide=post-label-search-archive-page-404

Minoritas Takut?! Justru Pribumi yang Ketakutan karena Sebentar Lagi Cina Menguasai Politik Nasional

SHARE:

Djoko Edhie

Justru Pribumi Ketakutan, Jawaban Untuk Yusri Usman

Terbalik, Yusri Usman menyebut "minoritas takut" (baca tulisannya). Di Indonesia, Cina menguasai 80% lebih ekonomi nasional. Sebentar lagi Cina menguasai politik nasional.

Yang ketakutan justru pribumi, yang Islam. Cina mah sangat berani, bahkan panggil Gubernur NTB si Tiko (tikus got kotor). Nine Swords menguasai preman, polisi, tentara dan birokrat.

Bahkan taypan yang menentukan Jokowi jadi presiden atau tidak. Ahok malah boleh ngamuk-ngamuk sambil teriak maling dan taik di televisi. Pribumi mana berani begitu. Takutlah. Cina berani. Jadi keliru berat kalau minoritas dimaksud takut.

Tak ada asumsi itu. Kalau pribumi bikin ulah, tak bisa kabur ke mana-mana. Kalau Cina, bisa kabur ke Tiongkok kapan saja berikut dengan hukum Ius Sanguinis-nya. Bahkan pemerintahan Xi Jinping telah membuat UU Proteksi China Overseas tahun lalu untuk melindungi hoaqiau.

Tak ada data ketakutan yang dimaksud Yusri Usman. Setidaknya, tak saya temukan.

Pribumi Islam memang menang jumlah. Tapi kere, pecah belah, saling mengkhianati demi fasilitas dari Cina.

Tokoh-tokohnya dikasih makan Cina. Anak mudanya, tak ideologis. Orientasinya duit, perut, hedon, borju, dan short cut. Dikasih makan Cina lagi.

Di mananya data yg menyebut minoritas takut? Tak ada. "Rang Ngarang" kata orang Madura.

Saat ini, statistik Kompas menunjukkan jumlah hoaqiau di Indonesia 7.900.000 tahun 2009.

Hasil survei nasional BPS tahun 2014, jumlahnya meningkat menjadi 12 juta lebih. Sebanyak 2 juta lebih di Jakarta. Makanya jika ditambah hunian 1.860.000 Pulau Reklamasi Pulau G doang, sekurangnya bertambah 2 juta orang, menjadi 4 juta hoaqoau di Jakarta.

Konsekwensi logisnya tiap pilkada DKI Jakarta, niscaya dimenangkan Cina sampai akhir zaman, seperti Singapore. Apalagi Xi Jinping sudah pasang planning OBOR (one belt one road one china - satu sabuk satu jalan satu Cina). Neocortex warfare dan proxynya sudah siap.

Paradoks menurut saya memasang peran NU untuk mendukung Cina mengambil alih Jakarta, lebih jauh Indonesia, tapi dengan jargon NKRI.

Apanya yang NKRI, wong negaranya diserahkan kepada Cina. Paradoksal. Di mana hubbul wathon minal iman-nya? Hoax!

Pribumi yang mayoritas itu kini ketakutan dari kooptasi Cina. Tanah pertanian 78% manurut MS Ka'ban dikuasai Cina. Seluas 74% tanah produktif Jakarta dikuasai Cina dalam bentuk hak milik.

Sebanyak 80% lebih sektor keuangan menurut Salamudin Daeng, dikuasai Cina. Asset 4 orang Taipan sama dengan asset 100 juta penduduk Indonesia, kata Prabowo Subianto dalam "Paradoxs Indonesia", 2017.

Mengerikan neo imperialisme itu. Lebih hebat daripada VOC. Kalau takut mati, itu tak ada masalah. Semua orang pasti mati takut atau tidak, dan maut adalah hak tiap orang. Melainkan takut dijajah. Itu subtansi.

Teror terhadap pribumi islam dari Cina sangat luar biasa. Dituduh radikal, ditembaki sniper, dikriminalisasi, dinyatakan anti Pancasila, intoleran, tidak bhinneka tunggal ika, et cetera yang terbit dua tahun belakangan.

Sori Bro, saya tak melihat data yang disebut "minoritas ketakutan". Tapi sebaliknya. [tsc]

Oleh Djoko Edhi Abdurrahman, SH
Wakil Sektetaris Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama

Baca Juga: Bangsa Indonesia Dalam Kuasa Kegelapan

TERKAIT:
Loading...
Nama

AUTO,1,DAERAH,131,EKBIS,621,GLOBAL,665,HEADLINE,2328,HUKUM,1765,KESEHATAN,49,KHAZANAH,163,KOLOM,231,KRIMINAL,271,LIFESTYLE,8,METRO,498,NASIONAL,4332,PERISTIWA,2191,POLITIK,3252,SELEB,275,SPORT,32,TEKNO,30,
ltr
item
Gelora.co: Minoritas Takut?! Justru Pribumi yang Ketakutan karena Sebentar Lagi Cina Menguasai Politik Nasional
Minoritas Takut?! Justru Pribumi yang Ketakutan karena Sebentar Lagi Cina Menguasai Politik Nasional
Teror terhadap pribumi islam dari Cina sangat luar biasa. Dituduh radikal, ditembaki sniper, dikriminalisasi, dinyatakan anti Pancasila, intoleran, tidak bhinneka tunggal ika, et cetera yang terbit dua tahun belakangan.
https://4.bp.blogspot.com/-Ei2Znebuuwo/WQyGg3D4kqI/AAAAAAABIQ4/ZqCDRYKwPHM95ARLtqKVrONg5PbH7kEdACLcB/s640/djoko%2Bedhi.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-Ei2Znebuuwo/WQyGg3D4kqI/AAAAAAABIQ4/ZqCDRYKwPHM95ARLtqKVrONg5PbH7kEdACLcB/s72-c/djoko%2Bedhi.jpg
Gelora.co
http://www.gelora.co/2017/05/minoritas-takut-justru-pribumi-yang.html
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/
http://www.gelora.co/2017/05/minoritas-takut-justru-pribumi-yang.html
true
6611013162495397307
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request ke Halaman Utama Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Min Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy